Menang Telak Atas Saudi Arabia U16, Timo Nilai Ofensif Garuda Pertiwi Belum Maksimal

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:29 WIB
Pemain Garuda Pertiwi merayakan kemenangan besar atas Saudi Arabia dengan caranya masing-masing di Supersoccer Arena, Kudus, 14 Agustus..
Pemain Garuda Pertiwi merayakan kemenangan besar atas Saudi Arabia dengan caranya masing-masing di Supersoccer Arena, Kudus, 14 Agustus..

SportlinkNews - Garuda Pertiwi U-16 mengawali kiprahnya di Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan kemenangan telak.

Pada laga perdana mereka di Grup A, Tim asuhan Timo Scheunemann membungkam Arab Saudi U-16 dengan skor 7-0 di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat, 14 Agustus malam.

Meski menang besar, Timo menilai masih ada bagian dari permainan timnya yang belum keluar secara maksimal. Menurutnya, ketegangan pada babak pertama membuat kemampuan ofensif Garuda Pertiwi belum sepenuhnya terlihat.

Baca Juga: Duel Persib Vs Sabah FC, Igor Tolic Ogah Turunkan Skuat Terbaiknya

"Kalau dari segi kemampuan mereka, sebenarnya di atas itu (performa babak pertama). Tapi babak kedua sudah mulai keluar. Tentu saja babak pertama apalagi karena tegang ya, masih belum keluar," ujar Timo usai laga.

Namun, pelatih berusia 50 tahun itu justru memberikan apresiasi tinggi terhadap organisasi pertahanan anak asuhnya. Sejak awal pertandingan, Garuda Pertiwi mampu menerapkan pressing secara kolektif sehingga Arab Saudi kesulitan mengembangkan permainan.

"Yang bikin saya respek, yang belum keluar ofensifnya, defens-nya keluar semua. Defens-nya sangat taktis. Anda bisa lihat mereka (lawan) tidak berkembang sama sekali karena pressing-nya betul-betul bersama-sama dan semua mengerti apa yang mereka lakukan," ungkapnya.

Baca Juga: Ini Dia, Jajaran Tim Pelatih Java United FC di Bawah Komando Fabio Lefundes

Timo menyebut kemenangan tersebut juga menjadi momentum penting dalam proses pembentukan pemain untuk kebutuhan Timnas Indonesia senior. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pembinaan di level U-17 bukan semata-mata mengejar hasil pertandingan.

"Saya itu cari pemain dan saya membina pemain untuk Timnas Senior. Harusnya seperti itu pelatih Timnas U-17," tutur Timo.

Menurutnya, pemain usia muda harus dibentuk secara menyeluruh, mulai dari kemampuan teknis dan taktik hingga sikap. Dengan begitu, mereka diharapkan mampu menjadi pemain senior yang lebih baik.

Baca Juga: Persija Hadapi Dua Laga Uji Coba di Thailand, Shin Tae-yong Racik Susunan Pemain Terbaik

"U-17 itu utamanya mencari dan mencetak pemain dalam semua hal. Makannya gimana, taktisnya gimana, sikapnya gimana. Supaya kita bisa mencetak pemain senior yang lebih baik dan lebih baik lagi," imbuhnya kemudian.

Timo juga menyoroti proses seleksi Garuda Pertiwi yang menurutnya dilakukan secara sistematis dan objektif. Skuad saat ini dihuni pemain dari berbagai daerah, mulai dari Sumatra hingga Papua.

Ia pun bersyukur kemenangan besar atas Arab Saudi membuatnya leluasa memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang belum pernah tampil di level tersebut.

Baca Juga: Madura United Kehilangan Jordy Wehrmann di Awal Musim Super League 2026/27

"Tadi ada 13 pemain yang debut. Kalau di U-17 itu memang sesuatu yang normal ya, tiap tahun pasti keluar masuk pemain baru. Tapi kita bersyukur dengan skor tadi sudah mengamankan kemenangan," kata Timo.

Adanya aturan turnamen yang memperbolehkan hingga delapan pemain pengganti juga dimanfaatkan Timo untuk memberikan kesempatan bermain lebih luas.

Salah satu pemain yang mendapat kesempatan debut adalah Della Citra Ayu Anggraeni, pesepak bola yang berasal dari Kudus.

Baca Juga: Inter Milan Serahkan Davide Frattesi ke Lazio dengan Opsi Pembelian 15 Juta Euro

 

"Bagus banget, jadi kita bisa memberikan kesempatan debut untuk 13 pemain tadi. Luar biasa. Termasuk salah satu pemain yang dari asli Kudus, Della," tukasnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X