Gaji Lionel Messi di Inter Miami Terungkap

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 8 April 2024 | 06:10 WIB
Lionel Messi bergabung dengan Inter Miami musim panas lalu dengan gaji yang besar. (sportbible)
Lionel Messi bergabung dengan Inter Miami musim panas lalu dengan gaji yang besar. (sportbible)

SportlinkNews - Musim panas lalu Lionel Messi meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) untuk bergabung dengan Inter Miami. Berapa gaji yang dikantongi kapten Argentina itu?

Dia langsung mengubah nasib klub dengan mencetak 11 gol dan membuat lima assist dalam 14 pertandingan terakhir musim itu untuk membantu mereka meraih trofi pertama, Piala Liga.

Pemain berusia 36 tahun itu mengawali musim baru MLS dengan baik, mencetak lima gol dan dua assist dalam lima penampilan pertamanya di semua kompetisi, sebelum mengalami cedera.

Baca Juga: Justin Hubner Akhirnya Debut di Cerezo Osaka, Catatkan Sejarah untuk Indonesia

Miami telah berusaha memikat Messi keluar dari Eropa bahkan sebelum musim debut mereka pada tahun 2020.

Pemilik klub Jorge Mas telah bertemu dengan agen dan ayah pemenang Ballon d’Or delapan kali itu, Jorge Messi, pada September 2019.

Dan butuh gaji yang sangat besar untuk mengontrak Messi.

Menurut Forbes, meski gaji pemain asal Argentina di Miami jauh lebih kecil dibandingkan tawaran sebesar $400 juta per tahun (£317 juta) yang ditolak pemain Argentina tersebut dari Liga Pro Saudi, ia masih menjadi salah satu pemain dengan bayaran terbaik di dunia sepak bola.

Baca Juga: BAC Cina Tantangan Atlet Bukutangkis Indonesia Menuju Olimpiade 2024 Paris

Mas mengklaim Messi akan mendapatkan uang jaminan antara $50 juta dan $60 juta setiap tahunnya.

Dia juga akan memiliki potensi lebih besar melalui kesepakatan pembagian pendapatan individu dengan Apple dan Adidas.

Ada juga klausul David Beckham dalam kontraknya yang memberikan opsi kepada pemain Argentina itu untuk mengambil alih kepemilikan klub tanpa memerlukan pembelian.

Belum jelas kapan Messi akan gantung sepatu. Dia terikat kontrak hingga 2025 di Miami, dengan opsi satu tahun lagi.

“Saya tahu saat saya merasa tidak mampu lagi tampil, tidak lagi menikmati atau membantu rekan satu tim, saya akan berhenti,” ujarnya dalam wawancara di podcast Big Time.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: sportbible

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X