"Kesuksesan kami merupakan bukti tekad dan kesatuan para pemain di lapangan. Mereka mengeksekusi rencana permainan kami dengan presisi dan menunjukkan kerja sama tim yang luar biasa, yang sangat penting dalam keberhasilan kami memuncaki grup," ungkapnya.
Kini, di Grup A Piala Asia U-23, Abu Zema mengakui timnya berada di grup yang berat.
"Tidak diragukan lagi ini adalah grup yang menantang, namun tujuan kami jelas: lolos ke Olimpiade Paris 2024. Setiap tim di grup ini memiliki motivasi tinggi, yang akan menghasilkan pertandingan yang intens dan tidak dapat diprediksi," ujarnya.
Diakui Australia adalah tim yang sulit, begitu pula Qatar, yang sebagai tuan rumah akan mendapat dukungan tuan rumah. Dia mengaku juga tahu seberapa besar kemajuan sepak bola Indonesia, sehingga semua pertandingan akan sulit.
"Kami juga tahu seberapa besar kemajuan sepak bola Indonesia, sehingga semua pertandingan akan sulit bagi semua orang. Tidak diragukan lagi ini adalah grup yang menantang," jelasnya.
Artikel Terkait
Sepak Bola sebagai Agama di Spanyol
Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2024: Kalah Telak dari Li Shi Feng, Anthony Ginting Gagal Wujudkan All Indonesian Final
James Harden Rilis Adidas Harden Vol 8 Flamingo Pink
Evolusi dan Dampak Science dalam Tenis: Delapan Kemajuan untuk Kinerja dan Kesehatan
Kolaborasi Notalgia Adidas dan Bayern Munich dalam Kapsul Pakaian Musim Panas