Dalam sejarah timnas U-23, Korea punya keunggulan luar biasa atas Indonesia dengan memenangi seluruh lima pertandingan. Namun, kelima pertandingan itu dimainkan sebelum Shin Tae-yong mengambil alih jabatan pelatih Indonesia.
Bae Jun-ho (Stoke City), Yang Hyun-jun (Celtic), dan Kim Ji-soo (Brentford) tidak dapat bergabung dengan tim Eropa karena mendapat tentangan dari tim masing-masing, tetapi Hwang Seon hong memasukkan Lee Young -jun (Gimcheon), Um Ji-seong (Gwangju), Lee Tae-seok (Seoul), Hwang Jae-won (Daegu), dan Kim Jeong-hoon. Pemain yang bermain di K-League, seperti (Jeonbuk), sedang menjadi pusat perhatian.
Baca Juga: BCL Asia 2024: Prawira Harum Bandung Bungkam Hong Kong Eastern
Di antara mereka, Lee Young-jun, seorang 'sersan striker' setinggi 190cm, hanya bermain di pertandingan grup pertama dan kedua dan berada di peringkat pencetak gol terbanyak dengan tiga gol.
Kekuatan Indonesia dinilai meningkat signifikan berkat masuknya pemain naturalisasi kelahiran Belanda. Mereka adalah Raphael (Den Haag), Ivar Jenner (Utrecht), Natan Tjoe-A-On (Heerenveen), dan Justin Hubner (Cereso Osaka) memiliki fisik Eropa.
Bukan Indonesia yang dulu kalah adu fisik karena fisiknya yang kecil.
“Kekuatan Indonesia terletak pada kehadiran pelatih Shin Tae-yong,” kata Hwang Seon hong.
Dia menambahkan, “Kami akan mengesampingkan perasaan pribadi dan berjuang untuk pertandingan tersebut.”
Hwang Seon hong yang bermain melawan Shin Tae-yong, mengungkapkan tekadnya sebagai seorang petarung, dengan mengatakan, "Sulit untuk memimpin Korea. Korea memiliki kondisi fisik yang bagus, tetapi ini adalah lawan yang tangguh, tetapi Anda harus mematahkannya untuk menang."
Artikel Terkait
Dua Pesepakbola Liga Premier Ditangkap Secara Dramatis
LENGKAP! Daftar 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Asia U-23 2024, Ada Indonesia Coy!
Jelang MotoGP Spanyol: Mungkinkah Pedro Acosta Menuliskan Kemenangannya di Sirkuit Jerez?
New Balance 1000 Perkenalkan Silver Metallic yang Ramping
Puma dan Olympique de Marseille Luncurkan Koleksi Baru OM Africa