Di babak perempat final, mereka menunjukkan kemampuan organisasi yang solid melawan negara asalnya, Korea, dan mengamankan tiket ke semifinal.
Rasanya seperti pengulangan pertandingan enam tahun lalu yang disutradarai oleh Shin Tae-yong bersama Korea.
Saat itu Korea yang dipimpin pelatih Shin Tae-yong menang 2-0 atas juara bertahan Jerman pada laga ketiga fase grup Piala Dunia Rusia 2018, leat gol Kim Young-kwon (Ulsan) dan Son Heung-min (Tottenham).
Dengan kekalahan ini, Jerman gagal melaju ke babak 16 besar, dan para penggemar menyebut hasil tersebut sebagai 'Miracle of Kazan', yang diambil dari nama kota tempat pertandingan digelar.
'Miracle of Doha' ini terjadi dalam suasana yang bahkan lebih luar biasa dibandingkan dengan 'Keajaiban Kazan'.
Skuat Shin Tae-yong unggul 21-8 dalam tembakan, dan unggul 53-47 dalam penguasaan bola.
Baca Juga: Apakah Pull Up Bisa Membuat Tubuh Lebih Tinggi? Begini Penjelasannya
Bahkan dalam situasi bertahan, timnas U-23 Indonesia mempertahankan jarak yang ketat dan memberikan tekanan pada Korea, dan para pemain Korea tidak dapat menemukan jalan keluar yang signifikan.
Shin Tae-yong berperan besar dalam pesatnya pertumbuhan sepak bola Indonesia. Setelah menjabat sebagai pelatih pada tahun 2019, ia menata ulang tim dan membawanya menjadi runner-up di Piala Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) dan melaju ke putaran final Piala Asia.
Peringkat FIFA pun melonjak dari peringkat 173 ke 134, menjadikan dirinya sebagai kuda hitam sepak bola Asia.
Jika Indonesia menang di semifinal, maka dipastikan melaju ke Olimpiade Paris 2024. Peringkat 3 besar Piala Asia U-23 ini akan langsung mendapatkan tiket ke babak final.
Shin Tae-yong akan mengatar Indonesia ke Olimpiade Paris 2024 jika berhasil mengalahkan pemenang antara Uzbekistan dan Arab Saudi di semifinal atau meski kalah, memenangkan pertandingan perebutan tempat ketiga.
Meski finis di peringkat ke-4, mereka bisa merebut tiket ke Olimpiade melalui 'guillotine match' dengan Guinea, tim peringkat ke-4 Piala Afrika U-23.
Jika Indonesia berhasil meraih tiket ke Paris, Coach Shin Tae-yong akan menjadi tokoh utama yang mengantarkan Indonesia ke final Olimpiade untuk pertama kalinya dalam 68 tahun sejak Melbourne Games 1956.
Artikel Terkait
Nike Melepaskan Premier III Dalam Tiempo 30-Homaging Metalic Summit White/Mystic Green
Arsenal dan Adidas Ungkapkan Kaus No More Red
Hasil Piala Asia U-23 2024: Timnas U-23 Indonesia Lolos Semifinal Usai Kalahkan Korea Selatan di Adu Penalti
Ngerinya Timnas U-23 Indonesia, Putuskan Rekor Apik Korea Selatan Selalu Lolos Olimpiade Sejak 1988
Timnas U-23 Indonesia Selangkah Lagi Menuju Olimpiade 2024 di Paris