Padahal saat bermain di penyisihan grup dan perempat final, keduanya bisa tampil sangat apik. Mereka bisa menampilkan kombinasi yang indah hingga Marselino mampu mencetak 2 gol dan Witan 1 gol sangat indah.
Baca Juga: Associate Coach Satria Muda Akui Scouting Pemain di DBL Camp 2024
Selain itu, saya juga melihat fisik pemain tidak 100 persen prima. Kelelahan terlihat jelas khususnya ketika babak kedua dimulai. Seperti biasa, sehebat apa pun seorang pemain, jika rasa lelah menyelimuti tubuh, semua kehebatan akan lenyap.
Jeda waktu seminggu sebelum laga play offbisa menjadikan fisik dan mental anak-anak bisa kembali.
Untuk itu, STY mesti mengawasi pasukan seketat mungkin. Maklum, jjka tampil seperti saat kalah dari Irak apalagi saat bertemu Uzbek, akan berat menghadapi wakil Afrika itu.
Tetap semangat dan ahrus terus berupaya agar sejarah baru tercipta, laga di pesta dunia. Lupakan segera Piala Asia. Jangan lupa, hasil ini telah melampaui target yang hanya hingga lolos grup saja.
Jangan lupa, kita pernah menjadi juara Asia, 1962. Dan jangan lupa juga, sudah 62 tahun kita lalui. Sementara sudah 68 tahun kita tidak tampil di Olimpiade.
Terus semangat, kalian adalah anak-anak hebat!!
Artikel Terkait
Jatah Ban untuk Tim dan Pembalap di Grand Prix Miami 2024
Ferrari Kenalkan Livery Khusus Mobil Balap F1 untuk Grand Prix Miami
Liga-liga Eropa Frustrasi dengan Keputusan FIFA dan Perluasan Turnamen Internasional
Kunjungi Al-Nassr, Menpora Dito Beri Kode Ronaldo Bakal Main di Indonesia
Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga? Jangan sampai Salah Momennya