SportlinkNews - Kamis (9/5) di Paris, Guinea U-23 menghadapi Timnas U-23 Indonesia di babak play-off Olimpiade Paris 2024. Pelatih Kaba Diawara menegaskanya timnya akan membuat sejarah.
"Ada 19 orang di antaranya yang dipanggil. Kami adalah pemain berusia 19 tahun yang memimpikan Olimpiade Paris 2024. Tapi kami harus mengalahkan Indonesia," kata Kaba Diawara dilansir sportlinknews.com dari afrik-foot.com.
Di antara mereka yang dipanggil, kata Kaba Diawara adalah beberapa pemain internasional A seperti Saidou Sow (Strasbourg, Prancis), Mohamed Soumah (La Gantoise, Belgia), Fodé Camara (CS Sfaxien, Tunisia), Ilaix Moriba Kourouma (Getafe FC, Spanyol), Facinet Conté (Bastia ), Ibrahim Diakité (Lausanne) dan Aguibou Camara (Atromitos FC, Yunani).
Baca Juga: Guinea Bukan Tim Sembarangan, Begini Pesan Menpora Dito untuk Timnas U-23 Indonesia
"Mereka yang tidak diharapkan dan menjadi salah satu pahlawan Guinea dengan golnya ke gawang Gambia," tandasnya.
Dalam komentar yang dilansir Federasi Sepak Bola Guinea, Kaba Diawara berbicara tentang persiapannya.
“Kami punya hari Senin, hari ini, dan Rabu untuk berangkat dan bersiap. Ini sudah 72 jam jadi tidak banyak waktu tetapi Anda harus bermain dalam aspek mental untuk mendapatkan kualifikasi ini. Mereka sangat terlibat."
Baca Juga: Bandingkan Kekuatan Timnas U-23 Indonesia dan Guinea, Ada Jebolan La Masia
Pelatih 48 tahun tersebut menginstruksikan anak asuhnya untuk bekerja keras.
"Kami bekerja keras, kami harus mempersiapkan mental, terutama karena musim ini lebih ke fisik, para pemain sudah siap, jadi mentallah yang akan menjadi pembeda,” tambah eks striker tersebut.
Menurutnya tidak ada alasan untuk berman-main, karena bisa berakibat fatal. Play-off adalah jalan terakhir menuju Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Detak Jantung Pelari Maraton Elite Dideteksi Digital Twins, Hasilnya Sungguh Mengejutkan
“Kami harus memanfaatkan semua peluang karena tidak akan ada alasan lagi. Hanya kemenangan yang penting jadi tidak ada lagi alasan sekarang," tandasnya.
Pertemuan kedua tim bakal berlangsung di markas besar Clairefontaine, Paris, Prancis, Kamis (9/5/2024) malam WIB.
Artikel Terkait
Naseem Hamed Kembali ke Ring, Alasannya Diluar Dugaan
Pesona Maria Sharavopa Kejutkan Penggemar dengan Gaun Hijau, Semua Impian Dongengnya Menjadi Kenyataan
Sepak Bola Dapat Mengubah Ekosistem Budaya dan Kreatif Afrika, TikTok Bisa Tembus 2,5 Miliar Penayangan
Catatan Sepak Bola: Mimpi Olimpiade, Ini Kesempatan Marselino dan Witan Perbaiki Diri
Rizky Ridho Tak Bisa Main Lawan Guinea, Penggantinya Sudah di Paris
Sepatu Nike Pertama Victor Wembanyama Diluncurkan, Ada Logo Alien di Tumit