Sayangnya Timnas U-23 Indonesia tak bisa mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Skor bertahan 1-0 hingga laga usai.
"Kami lolos, jadi kami menulis ulang sejarah dengan anak-anak muda ini. Mereka telah mendapatkannya. Ini akan menjadi kedua kalinya Guinea ambil bagian dalam Olimpiade. Kami pergi ke sana untuk mencoba dan melangkah sejauh ini,"kata Kaba Diawara, pelatih Guinea.
Guinea pun lolos ke Olimpiade Paris 2024 dan ditempatkan di Grup A bersama negara tuan rumah Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.
Baca Juga: Bocoran Tampilan Pertama Jordan Tatum 3 Karya Jayson Tatum, Desain yang Radikal
"Kami sangat senang dan sangat bangga. Kami bekerja keras untuk ini dan kami tahu kami memiliki peluang untuk lolos di sini. Kami pergi ke sana [ke Paris 2024] untuk mengharumkan Guinea. Saya kecewa gagal mengeksekusi penalti, tapi itu bagian dari sepak bola," ujar Algassime Bah, penyerang Guinea
Di level klub, dikatakan dia 100 persen sukses dari titik penalti. Tapi dia tidak akan memikirkan hal-hal negatif.
"Saya adalah pemain yang selalu fokus pada hal-hal positif dan positif adalah kami memainkan pertandingan yang hebat dan lolos."
Tim Afrika Barat ini akan berkompetisi di Turnamen Sepak Bola Olimpiade Putra untuk kedua kalinya, dengan satu-satunya penampilan mereka sebelumnya terjadi pada tahun 1968.
"Yang ingin kami lakukan sekarang hanyalah merayakan kualifikasi kami, menikmatinya, dan menantikan Olimpiade. Ini adalah grup yang cukup rumit [yang menunggu kami di Prancis] namun kami akan berada di sana untuk menang, berjuang dan menunjukkan bahwa Guinea adalah sesuatu yang hebat," pungkas Saidou Sow, kapten Guinea.
Artikel Terkait
Apakah Benar Leg Day Bisa Berpengaruh pada Hormon Testosteron? Berikut Faktanya
Hasil Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea: Penalti Jebolan Barcelona Bikin Garuda Muda Gagal Lolos Olimpiade 2024
Perayaan Ulang Tahun 1 Abad, Umbro Luncurkan Koleksi United by Umbro
Timnas U-23 Indonesia 'Ditakdirkan' Wasit Gagal Ke Olimpiadae Paris 2024