Piala AFF Ganti Nama Piala ASEAN 2024, Timnas Indonesia Satu Pot dengan Malaysia

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 14 Mei 2024 | 20:07 WIB
Timnas Indonesia masuk pot 2 bersama Malaysia pada Piala ASEAN 2024. (pssi)
Timnas Indonesia masuk pot 2 bersama Malaysia pada Piala ASEAN 2024. (pssi)

SportlinkNews - Piala AFF berganti nama menjadi Piala ASEAN. Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) mengumumkan perubahan tersebut pada Senin (13/5).

AFF juga meluncurkan logo baru untuk Piala ASEAN yang terdiri dari tiga elemen grafis utama. Tenunan persatuan menunjukkan pola persilangan dari gumpalan padi, bahan pokok terpenting di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), yang menjadi ikon utama.

"Dirancang dalam lima warna yang dibagikan oleh berbagai bendera negara-negara ASEAN, ini melambangkan kesatuan dan ikatan 12 anggota AFF yang disatukan dalam semangat persaingan mereka," tulis Piala ASEAN.

Baca Juga: Semakin Seru! Jadwal Tanding Proliga 2024 Putaran Pertama Pekan Keempat di Gresik Jawa Timur

 

Presiden AFF, Khiev Sameth, mengungkapkan makna dari logo baru Piala ASEAN yang disebutnya sebagai representasi dari pencinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara.

"Logo baru memberikan identitas visual yang berbeda, bertujuan, dan bermakna bagi Piala AFF 2024," tutur Khiev Sameth pada beberapa waktu lalu.

Berdasarkan performa di dua Piala AFF terbaru, AFF telah menyusun peringkat tim untuk mengklasifikasikan grup unggulan untuk pengundian dan pengaturan jadwal kompetisi.

Pot pertama Piala ASEAN 2024 diisi oleh timnas Thailand selaku juara bertahan dan timnas Vietnam yang jadi runner-up edisi sebelumnya pada 2022.

Baca Juga: Pelatih Timnas Indra Sjafri Pamer Foto Bareng Pemain Naturalisasi Bidikannya

Sejatinya skor Vietnam dan Timnas Indonesia sama, namun Vietnam lebih baik di sub-indeks. Timnas Indonesia akhirnya masuk di pot 2 bersama Malaysia.

Pot 3 meliputi Singapura dan Filipina. Myanmar dan Kamboja berada di grup unggulan keempat.

Terakhir, unggulan grup nomor 5 berisi Laos dan pemenang pasangan play-off antara Brunei dan Timor Leste.

Baca Juga: Budaya Bola Basket: Temukan Fenomena yang Lebih dari Sekadar Permainan!

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X