Gian Piero Gasperini Raih Trofi Pertama, Atalanta Akhiri Penantian 61 Tahun

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 23 Mei 2024 | 07:02 WIB
Liga Europa menjadi trofi pertama Gian Piero Gasperini sepanjang kariernya. (football italia)
Liga Europa menjadi trofi pertama Gian Piero Gasperini sepanjang kariernya. (football italia)

SportlinkNews - Gian Piero Gasperini mengungkapkan pendekatannya terhadap Bayer Leverkusen di Final Liga Europa, Kamis (23/5) dini hari. Atalanta ‘pantas menjuarainya tanpa keraguan’, tetapi menegaskan piala ini tidak mengubah kariernya.

Sang pelatih belum pernah memenangkan satu pun trofi sepanjang kariernya. Satu-satunya trofi La Dea dalam 116 tahun sejarah mereka adalah Coppa Italia 61 tahun lalu.

Namun, kini mereka berhasil menyambar trofi bergengsi Liga Europa setelah mendominasi Bayer Leverkusen yang tak terkalahkan 3-0 di Dublin.

Baca Juga: Final Liga Europa 2023-2024: Xabi Alonso Puji Atalanta yang Terus Berevolusi, Bayer Leverkusen Harus Hati-Hati

“Saya pikir kami berada dalam sejarah, tapi cara kami menang sungguh luar biasa. Kami mengulangi penampilan Liverpool dan Lisbon, Sporting memenangkan liga mereka, Liverpool berada di puncak Liga Premier ketika kami pergi ke sana, Bayer Leverkusen benar-benar mendominasi Bundesliga,” kata Gasperini kepada Sky Sport Italia.

“Saya harus berterima kasih kepada para pemain, penampilan mereka sungguh luar biasa.”

Gasperini melanjutkan serangan
Ademola Lookman tidak diharapkan menjadi starter, tetapi itu terbukti menjadi pilihan yang menginspirasi.

Baca Juga: Mengapa Pesepak Bola Brasil Suka Pesta? Ini Alasannya

Pemain Nigeria itu mencetak ketiga gol dan serangan terbukti menjadi bentuk pertahanan terbaik, menggunakan dia bersama Gianluca Scamacca, Charles De Ketelaere dan Teun Koopmeiners sejak awal.

“Kami sering bermain dengan trisula, ada banyak syarat untuk melakukannya, kami harus bermain untuk menang di Final," ujar Gasperini.

"Kami harus menyerang, tidak cukup hanya bertahan. Kami tahu tim-tim ini hebat dalam menyerang, tidak begitu hebat ketika Anda memaksa mereka untuk bertahan. Semua orang luar biasa,” pungkasnya.

“Cara kami melakukannya adalah hal yang paling penting, kami pantas mendapatkannya tanpa keraguan melawan tim sekuat itu. Memenangkan Liga Europa adalah pencapaian yang luar biasa.”

Baca Juga: Lantik Pengurus Besar PPKORI, Ketum KONI Pusat: Sport Science Tidak Bisa Dipisahkan dari PPKORI

Setidaknya itu berarti orang tidak akan lagi bertanya kapan Gasperini akan meletakkan beberapa peralatan makan di rak perapiannya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: football italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X