SportlinkNews - Sebuah studi yang dilakukan oleh konsultan penjualan ritel, Sellex, menemukan bahwa ada sedikit perbedaan dalam pengenalan konsumen antara sponsor resmi Euro 2024 dan non-sponsor.
Penelitian ini menunjukkan bahwa banyak konsumen tidak dapat membedakan antara merek yang merupakan sponsor resmi dan yang bukan.
Menurut studi tersebut, 28% responden mengenali Coca-Cola Zero sebagai sponsor resmi Euro 2024, tetapi 23% lainnya secara keliru menganggap Pepsi Max sebagai sponsor.
Selain itu, 31% responden mengidentifikasi Adidas sebagai sponsor, sementara 30% salah mengira bahwa Nike adalah sponsor turnamen tersebut, padahal bukan.
Dalam kasus lain, Visit Qatar diidentifikasi dengan benar oleh 17% responden, namun 25% salah mengaitkan sponsor dengan Emirates Airlines.
Kesalahan serupa juga terjadi pada merek lainnya seperti Budweiser (22%), Samsung (21%), dan bet365 (15%).
Baca Juga: Thom Haye Masuk Nominasi Pemain Paling Impresif di AFC usai Menangkan Timnas Indonesia
Sementara itu, sponsor resmi lainnya seperti Booking.com (14%), Lidl (14%), Hisense (11%), BYD (6%), dan Alipay (5%) diidentifikasi dengan benar oleh sebagian kecil responden.
Sebanyak 26% responden mengakui ketidakpastian mereka mengenai status sponsor resmi dari merek-merek yang disebutkan.
Hasil ini menunjukkan penurunan pengenalan sponsor resmi Euro 2024 seiring bertambahnya usia responden, terutama di antara mereka yang menjawab "Saya tidak tahu."
Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah LALIGA Youth Tournament 2024: Peluang Emas bagi Pemain Muda
Hal ini mengindikasikan kurangnya pengenalan merek di kalangan penggemar sepak bola.
Temuan ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas aktivasi sponsorship dan nilai uang dalam hal keterlibatan konsumen dan pembelanja.
Artikel Terkait
Pamit ke Menpora, Pesenam Rifda Akan Jalani Pemusatan Latihan Menjelang Olimpiade Paris
Indonesia Dipastikan Jadi Tuan Rumah Babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2025
Pimpin Ratas, Presiden RI Tegaskan PON XXI Aceh-Sumut 2024 Sesuai Jadwal
Keterlibatan Penggemar Tinggi, EFL Catat Jumlah Penonton Tertinggi di Eropa pada Musim 2023-2024
Rifda Irfanaluthfi Makin Pede Jelang Tampil di Olimpiade Paris 2024