Secara khusus, sahabat saya Yesayas di podcast, Ray Soccer tv mengulas Lamine Yamal Nasroui Ebana, pemain Spanyol kelahiran 13 Juli 2007. Dari namanya, tidak secuil pun bersentuhan dengan kebiasan nama-nama Spanyol.
Yap, benar. Ayahnya orang Turki asli, dan ibunya wanita Guinea Khatulistiwa, Afrika Tengah, bersebelahan dengan Gabon. Postur dan kulit Yamal, sangat mendekati ibunya, hitam.
Sebagai pemain muda (17), Yamal sempat dikhawatirkan mentalnya. Jika bisa tampil maksimal, banyak pengamat yang menyebutnya sebagai pemain berbahaya. Diharapkan, bisa bersinar terang di Piala Eropa ini. Sekarang Yamal bermain untuk Barcelona.
Baca Juga: Maarten Paes Bersinar, Kiper Berdarah Indonesia Tampil Gemilang untuk FC Dallas
Pemain berdarah Afrika murni lainnya adalah Nicholas William Artheur. Lahir di kota Pampolana, kota yang menjadi tempat berkumpulnya para jenderal Romawi, tahun 75-74 SM, orang tua Nico, asli Ghana.
Gelandang serang tim Matador itu, baru betusia 21 tahun, tapi Luid de la Fuente, sang pelatih, telah memberi kepercayaan penuh pada pemain Athletico Bilbao itu untuk bagu-membahu dengan Alvaro Morata, kapten timnas Spanyol.
Laga awal di grup B, Spanyol menang telak 3-0 atas Kroasia. Gol pertama dicetak Morata, menit 29, gol kedua menit 32 dari sepakan Fabian Ruiz, dan gol terakhir di menit 45+2, umpan silang Yamal dimanfaatkan oleh Daniel Carvajal Ramos.
Baca Juga: Euro 2024: Pertandingan Bersejarah! Ini Data dan Fakta Seputar Laga Italia vs Albania
Pertanyaannya, apakah tidak ada pemain lokal Spanyol di posisi Yamal dan Nico? Bukankah Spanyol memiliki liga dengan klub-klub yang memiliki reputasi dunia? Jawabnya berpulang pada sang pelatih, dan sikap dewasa semua pihak untuk menyikapinya.
Masih di grup yang sama, Italia menang 2-1 atas Albania, tim terlemah. Dengan hasil itu, Spanyol memimpin klasemen sementara, dan Italia runner-up.
Sekali lagi jika selama ini Piala Eropa identik dengan pesta sepak bola orang-orang kulit putih, pesta kali ini menjadi lebih berwarna. Begitu seharusnya sebuah pesta olahraga, semua warna hendaknya dapat mengikutinya.
Artikel Terkait
Ronaldinho Kecam Brasil, Ogah Nonton Copa America 2024
Perawatan Kesehatan Mike Tyson Terlarang oleh FDA, Rencana Naik Ring dengan Jake Paul Terancam
Euro 2024: Jegal Hongaria, Pelatih Swiss Murat Yakin: Kami Menerapkan Taktik yang Tepat
Euro 2024: Utak Atik, Statistik dan Taktik Serbia Vs Inggris
Euro 2024: Gol Tercepat Dalam Sejarah, Siapa Bisa Kejar Nedim Bajrami