SportlinkNews - Portugal memenangkan pertandingan pembukaan Kejuaraan Eropa melawan Republik Ceko dengan cara yang dramatis. Gol kemenangan 2-1 terjadi di masa tambahan waktu melalui Francisco Conceiçao.
Kemenangan dramatis, Rabu (19/6) dini hari itu, membuat gusar legendaris Jerman Bastian Schweinsteiger. Dia berpendapat 1-1 adalah hasil yang ideal.
Inilah intinya: Sebelum gol di menit-menit terakhir, menurut Bastian Schweinsteiger, seharusnya ada tendangan bebas yang menguntungkan Republik Ceko di area pertahanan Portugal.
Baca Juga: Euro 2024: Data dan Fakta Menarik Laga Portugal vs Ceko, Cristiano Ronaldo Lengkapi Portofolionya
Nelson Semedo memblok Barak Doudera di tepi lapangan. Wasit asal Italia, Marco Guida, mengizinkan permainan dilanjutkan. Beberapa saat kemudian gol tercipta.
“Saya tahu Basti tidak sepenuhnya senang atau setuju dengan kemenangan Portugal,” presenter ARD Esther Sedlaczek melempar pertanyaan. Pancingan itu terbilang tepat sasaran, karena memulai Schweinsteiger bereaksi dengan penilainnya.
Schweinsteiger yang memenangkan Piala Dunia 2014 bersama Timnas Jerman marah kepada wasit Marco Guida. Sejatinya dia harus memberikan free kick untuk Republik Ceko saat terjadi pelanggaran.
Baca Juga: Hasil Euro 2024: Portugal Kesulitan Hadapi Ceko, Gol Francisco Conceicao Jadi Penyelamat
"Itu adalah pelanggaran yang sangat jelas yang dilakukan Nelson Semedo terhadap Doudera. 20 detik kemudian skor menjadi 2-1 untuk Portugal," ulas Bastian Schweinsteiger.
Dan dia melanjutkan: "Semedo hanya masuk ke Doudera. Dia bahkan tidak melihat di mana bolanya berada. Itu mengganggu saya."
Pakar TV kemudian melihat ke arah Sedlaczek dan berkata kepadanya: "Jika saya bertemu Anda sekarang dan bolanya ada di sana ( dia menunjuk ke arah yang berbeda, red. ) ... maka itu juga merupakan pelanggaran. Jadi saya tidak akan melakukan itu sekarang."
Baca Juga: Alih-alih Pecahkan Rekor, Ronaldo Melanggar Protokol
Sedlaczek dengan gembira mengtatakan: “Terima kasih.”
Schweinsteiger menyatakan: “Jika wasit internasional tidak dapat melihat hal tersebut, karena dia berdiri relatif dekat dengannya, maka saya minta maaf.”
Artikel Terkait
Prediksi Euro 2024: Jerman Vs Hungaria, Utak Atik Taktik dan Statistik
Copa America: Susunan Pemain Argentina vs Kanada, Messi Tak Tersentuh
Prediksi Euro 2024, Krosia Vs Albania: Kalah Dipastikan Pulang Kampung
Ivana Knoll Tetap Tersenyum Meski Kroasia Gigit Jari
ASEAN U16 Championship 2024: Indonesia Memilih 23 Pemain, Ini Daftarnya 2 Bermain di Luar Negeri