Musim 2023/24 telah dicap oleh beberapa pihak sebagai 'musim regulasi', di mana beberapa klub termasuk Everton, Nottingham Forest, dan bahkan pemenang gelar Championship, Leicester City, menghadapi pengurangan poin.
Baca Juga: Gary Neville Terkagum-kagum dengan Prestasi Cristiano Ronaldo, Meski Sudah 6 Tahun Bermain Bersama
Everton, misalnya, mengaitkan kesulitan keuangannya dengan biaya pembangunan stadion baru.
Perkembangan ini memicu diskusi tentang kerangka kerja regulasi baru.
Manchester United mendukung penguatan aturan APT yang sedang diperdebatkan oleh City.
Baca Juga: Como 1907 Sambut Serie A, Gaet Bomber Top Italia Andrea Belotti
Namun, seperti City dan Aston Villa, Manchester United menentang proposal "penahan" baru yang bertujuan untuk membatasi pengeluaran untuk gaji, transfer, dan biaya agen.
Ratcliffe menambahkan bahwa pembatasan ini akan menghambat klub-klub papan atas di Premier League untuk bersaing dengan klub-klub besar Eropa lainnya seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, dan PSG.
Ratcliffe mengungkapkan kekhawatirannya tentang tren regulasi yang berlebihan di Liga Premier sejak kepergian Richard Scudamore pada tahun 2018.
Baca Juga: Tim Voli Pantai Putra Indonesia Gagal Lolos ke Olimpiade Paris 2024 Dikalahkan Australia
Ia menggambarkan tren ini sebagai "penyimpangan ke dalam kerumitan" yang bisa merugikan liga.
Menurutnya, jika ada regulator pemerintah yang mengatur, hasilnya tidak akan menguntungkan.
Meskipun ada kekhawatiran ini, aturan "penahan" akan diujicobakan dalam kapasitas bayangan di musim Liga Premier mendatang.
Baca Juga: Nacho Fernandez Pilih Bergabung dengan Klub Promosi Arab Saudi, Batal Jadi Rekan Cristiano Ronaldo
Ratcliffe menekankan bahwa terlalu banyak regulasi bisa menghambat pertumbuhan dan daya saing klub-klub di Premier League.
Artikel Terkait
Ganda Putri Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum Juara Turnamen Kaohsiung Masters 2024
Cristiano Ronaldo Bukukan Rekor Assist di EURO 2024, Buktikan Bukan Hanya Mesin Gol
Chelsea Amankan Talenta Muda Brasil Estevao Willian dengan Biaya Fantastis
Tampil Solid Dewa United Balas Kekalahan dari Pelita Jaya
Amartha Hangtuah Bungkam Bali United, Kierell Green Dikeluarkan dari Permainan