Belanda memenangkan kompetisi ini untuk pertama kalinya dan satu-satunya 36 tahun yang lalu di Jerman pada Euro 1988. Namun Koeman mengatakan timnya harus berkembang untuk mendapatkan peluang meraih kemenangan lagi.
“Kami perlu menemukan respons, kami harus bersiap untuk pertandingan berikutnya,” tambah Koeman.
“Itu bisa saja menjadi KO terakhir, kami tidak ingin hal itu terjadi, namun kami harus bermain lebih baik dari yang kami tampilkan hari ini (untuk menghindari hal itu).”
Baca Juga: 10 Desain Terbaik Seragam Copa America 2024
Koeman tampak marah dengan penampilan tim di babak pertama dan menggantikan gelandang Joey Veerman setelah menit ke-35 untuk mencoba mengguncang timnya.
Pemain PSV Eindhoven, 25 tahun, tampak hampir menangis saat menyaksikan sisa pertandingan dari bangku cadangan.
“Saya harus turun tangan sebagai pelatih setelah setengah jam pertama,” jelas Koeman.
“Kami banyak kehilangan bola, begitu pula Joey, namun saya seharusnya bisa menarik lebih banyak pemain.”
Koeman mencatat penampilan seluruh tim di babak pertama buruk karena Austria mendominasi bola.
“Kami tidak memiliki banyak penguasaan bola sehingga sangat sulit, tidak ada istirahat dalam permainan,” tambahnya.
"Kami berlari seperti ayam tanpa kepala. Itu mengerikan, sangat buruk, kami tidak mengontrol pertandingan."
Artikel Terkait
Sindiran Lionel Scaloni kepada Kylian Mbappe yang Picu Kontroversi
Luka Modric Pecahkan Rekor, Gusur Cristiano Ronaldo dari Daftar Pencetak Gol Tertua EURO 2024
Manchester United Disarankan Rekrut Lionel Messi dari Turki untuk Musim Panas 2024
Gareth Southgate Tetap Tenang di Tengah Kritik Terhadap Timnas Inggris Sepanjang EURO 2024
Timnas Argentina Rayakan Ulang Tahun Lionel Messi yang ke-37 di Tengah Copa America 2024