SportlinkNews - Denmark dan Serbia yang berusaha keras memenangkan pertandingan terakhir di Grup C harus puas dengan skor imbang 0-0 di Munich.
Denmark secara bertahap mulai menegaskan otoritas mereka dan hampir mencetak gol awal ketika sundulan Alexander Bah melebar dari gawang Serbia.
Pada pertengahan babak pertama Predrag Rajkovic melakukan penyelamatan luar biasa untuk menepis tembakan mendatar Christian Eriksen di sekitar tiang gawang.
Baca Juga: Data dan Fakta Kroasia vs Italia di Euro 2024, Luka Modric: Sepak Bola Terkadang Kejam!
Rajkovic juga melakukan penyelamatan bagus lainnya untuk menggagalkan upaya Rasmus Hojlund. Satu tendangan Jonas Wind juga melayang di atas mistar gawang Rajkovic.
Denmark terlihat menguasai bola di babak pertama ini, sayangnya mereka kesulitan membuat terobosan menghadapi pertahanan Serbia yang ketat dan terorganisir.
Usai jeda, pelatih Serbia Dragan Stojkovic memasukkan Dusan Tadic dan Luka Jovic untuk menambah kekuatan serangan Serbia.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Euro 2024: Empat Kali Pertemuan dengan Turki, Portugal Belum Pernah Kebobolan
Upaya pemain pengganti di babak pertama, Andreas Skov Olsen, berhasil dibelokkan oleh Nikola Milenkovic. Lagi-lagi Hjulmand melepaskan tendangan jarak jauh yang melenceng dari sasaran.
Sebuah tendangan dari Aleksandar Mitrovic melebar dari sudut sempit di akhir pertandingan. Dengan hasil 0-0 Serbia gagal mengamankan tempat dan Denmark lolos ke babak selanjutnya.
Dragan Stojkovic, pelatih Serbia mengatakan pertandingan kedua tim sangat seimbang. "Pertandingannya sangat seimbang. Kami mencari satu peluang, satu gol."
"Denmark adalah tim yang sangat kuat. Itu adalah pertandingan yang sangat ketat dan tidak mudah," katanya.
"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk memecahkannya pertahanan. Kami memainkan sepak bola yang berani dan melakukan yang terbaik, tapi terkadang itu tidak mudah," pungkasnya.
Artikel Terkait
Rekor Langka Tercipta, Pertanda Timnas Spanyol akan Juara EURO 2024?
Amerika Siapkan 14 Stadion Terbaiknya Demi Copa America 2024, Satu Stadion Dikenal sebagai Stadion Paling Berisik di Dunia
Max Verstappen Menang di GP Spanyol, Posisi Red Bull Semakin Kuat di Klasemen Konstruktor
Para Badminton Indonesia Raih 4 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu di Skotlandia