Hasil Euro 2024: Serangan Badai Petir Menandai Kemenangan Jerman atas Denmark

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 30 Juni 2024 | 07:05 WIB
Jamal Musiala melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua Jerman. (dw)
Jamal Musiala melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua Jerman. (dw)


SportlinkNews - Serangan nyamuk, badai petir, hilangnya pemain bertahan, dan sejumlah keputusan VAR - Jerman menghadapi hampir segalanya dalam beberapa hari terakhir (kecuali penundaan kereta)!

Tapi, Der Panzer mengatasi semuanya untuk mencapai perempat final pertama mereka di turnamen besar dalam delapan tahun.

Kemenangan 2-0 melawan Denmark di babak 16 besar Euro 2024, Minggu (30/6) dini hari, sungguh luar biasa yang hanya bisa dilakukan oleh sepak bola sistem gugur internasional.

Baca Juga: Hasil EURO 2024: Timnas Italia Babak Belur, Swiss Melaju ke Perempat Final

Awal yang buruk, sepasang gol yang dianulir, dan badai petir yang membuat pertandingan terhenti selama 25 menit. Ini adalah penampilan yang menggemparkan yang akan membuat lebih banyak orang percaya bahwa Jerman bisa memenangkan segalanya.

“Kami mempunyai beberapa penggemar yang gila di sini hari ini dan stadion berguncang,” kata Nico Schlotterbeck kepada ZDF setelahnya.

"Kami telah merilis sesuatu di negara ini. Kami bermain dengan euforia, kami bermain dengan kesenangan dan saat itulah sepak bola menjadi yang paling indah."

Baca Juga: Apa Itu Teknologi Garis Gawang dalam Sepak Bola? Ini Penjelasannya

Nagelsmann percaya diri
Mungkin Julian Nagelsmann sudah mengetahuinya selama ini. Malam sebelumnya dia mengatakan dia sangat nyaman dengan persiapan timnya, dia mengatakan akan tidur dengan pikiran tenang.

Secara harfiah, gelandang Jerman Robert Andrich mengatakan prospek pertandingan sistem gugur ini memberinya sayap.

Jerman terbang keluar dari blok awal. Schlotterbeck, menggantikan Jonathan Tah yang terkena skorsing, mencetak gol setelah pertandingan baru berjalan tiga menit namun sundulannya dianulir karena terjadi pelanggaran pada saat persiapan.

Baca Juga: Seragam Baru Grenoble Foot 38 Mewakili Semangat Kota Bersejarah

Gelombang demi gelombang serangan menyusul, tetapi satu-satunya yang mendarat hanyalah badai petir.

Istirahat yang terjadi di pertengahan babak pertama akibat hujan lebat, angin, kilat, dan sesekali suara guntur yang keras, mungkin akan membuat ritme pertandingan menjadi lebih buruk. Bukan tim Jerman ini.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: dw.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X