SportlinkNews - Momen penentu dalam langkah kedua terakhir Argentina menuju pengulangan Copa America sama seperti pendakian lainnya: sederhana.
Itu tidak mudah. Tim asal Argentina harus bekerja, berpikir, dan berkeringat di Stadion MetLife pada Rabu (10/7) pagi yang panas, dalam laga pertama dari dua semifinal Copa America. Mereka kadang-kadang harus menerima ketakutan awal.
Namun Argentina Kembali mengalahkan Kanada, 2-0, untuk mencapai final hari Minggu nanti.
Baca Juga: Copa America 2024: James Rodriguez Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Langka, Lionel Messi Bisa Apa?
Gol penentu Argentina mungkin adalah gol paling halus dan sederhana yang pernah dicetak Lionel Messi, gol pertamanya di turnamen ini. Dan terobosan mereka, di pertengahan babak pertama, sangatlah mudah – secara harfiah.
Hanya diperlukan dua kali operan, dari bek tengah ke gelandang tengah, lalu gelandang tengah ke penyerang tengah. Yang pertama, dari Cristian Romero hingga Rodrigo De Paul, tidak berbahaya. Namun yang kedua menemukan pembunuh Argentina asal Kanada, Julian Alvarez.
Sentuhan pertamanya sangat bagus. Yang kedua meninggalkan bek Kanada Moise Bombito di rumput. Gol ketiganya mengalahkan kiper Maxime Crepeau, dan membuat Argentina unggul.
Baca Juga: Euro 2024: Cetak Gol Spektakuler 3 Hari Jelang Usia 17 Tahun, Begini Reaksi Lamine Yamal
Adalah Alvarez yang berhasil menerobos tiga pekan sebelumnya, saat kedua tim bertemu di laga pembuka Copa America 2024. Malam itu di Atlanta, Kanada berlangsung selama 48 menit. Di sini, itu hanya berlangsung 22.
Dalam 22 menit itu, tim underdog tampil lincah. Mereka mendeteksi adanya celah. Mereka melompat ke depan di konter. Mereka mengancam.
Namun Kanada tidak memiliki kualitas untuk memanfaatkan peluang. Dan begitu mereka kebobolan, mereka bersulang.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Bergabung dengan Science in Sport
Lionel Messi, dengan tipuan klasik dan tendangan kaki kanannya, nyaris mengubur The Reds tepat sebelum turun minum.
Dia terlihat relatif biasa-biasa saja dalam tiga pertandingan Copa America 2024 sebelumnya. Dan sejujurnya, Argentina juga mengalami hal yang sama.
Artikel Terkait
Suporter Inggris Lebih Buruk dari Binatang, Penghormatan Nazi hingga Hattrick Van Basten
Euro 2024: Lima Pilihan Starting XI Inggris Vs Belanda, Nomor 4 Lebih Ideal
Pemain Tercepat di Euro 2024 Terungkap, Tapi Melempem Bikin Gol
Alvaro Morata Ditekel Petugas Keamanan Stadion Allianz, Terancam Tak Bisa Tampil di Final
Habla! Habla! Kata Lamine Yamal Balas Tantangan Bek Prancis Adrien Rabiot