Klub juga mengumumkan rencana untuk memperluas St James' Park, menunjukkan komitmen untuk meningkatkan infrastruktur klub di bawah kepemimpinan baru.
Baca Juga: Gelandang Bali United Brandon Wilson: Saya Butuh Tantangan Besar untuk Menjadi yang Terbaik
Meskipun belum ada kejelasan mengenai kepada siapa Staveley dan Ghodoussi telah menjual saham mereka, Staveley diharapkan tetap terlibat dalam PIF dan akan mempertahankan perannya dalam sisi bisnis sepak bola.
Langkah ini menandai akhir dari era kepemilikan mereka di Newcastle United, sebuah periode yang melihat klub mengalami perubahan signifikan dan mencatat pencapaian bersejarah di kancah sepak bola Inggris dan Eropa.
Dengan kepergian Staveley dan Ghodoussi, Newcastle United sekarang memasuki babak baru dalam perjalanannya.
Baca Juga: Hanif Sjahbandi Kembali Merapat ke Persija Demi Mencapai Target di Liga 1
Penggemar dan pengamat sepak bola menantikan untuk melihat bagaimana klub akan berkembang di bawah kepemimpinan dan kepemilikan baru yang akan datang.***
Artikel Terkait
IBL Tetapkan Kandidat IBL League MVP dan IBL Local MVP 2024
Wow! Segini Harga Tiket Masuk Babak Final Spanyol vs Inggris di Olympiastadion Berlin
Prawira Harum Mantap Hentikan Perlawanan RANS di Game 1 IBL Playoffs 2024
Dendam Satria Muda Pertamina Kandaskan Kesatria Bengawan Solo di Britama Arena
Indra Sjafri Terus Matangkan Persiapan Tim U-19 Indonesia di Surabaya