Sementara Spanyol kebalikkannya. Hebatnya Inggris pernah menang 7-1 (Friendly match pada tahun 1931), dan empat kali menang 4-3, 4-1, 4-2 dan 4-2. Sementara kemenangan terbesar Spanyol hanya 3-0 saat Friendly match (15/5/1960).
Ya, bukan karena semua itu jika pasar taruhan saat ini mengunggulkan Spanyol. Perjalanan La Furia Roja sangat meyakinkan sejak di grup B.
Pasukan Luis de La Fuente, bukan hanya menyapu bersih dengan meraih 9 poin, tapi juga berhasil menjaga gawangnya dari kebobolan. Menang 3-0 atas Kroasia, masing-masing menang 1-0 atas Albania dan juara bertahan Italia.
Baca Juga: Wanita Ternyata Punya Kelebihan Ini Dibanding Pria di Perairan Terbuka
Begitu juga saat babak knock out, Georgia digasak 4-1, lalu Jerman bukan hanya tuan rumah, tapi juga difavoritkan, dihantam 2-1. Terakhir di semifinal Prancis dikandaskan juga dengan skor 2-1. Alhasil Spanyol mampu menjebol gawang lawan 13 dan kemasukan 3.
Sementara Inggris, di babak grup C, hanya sekali menang 1-0 atas Serbia, dan dua kali draw 1-1, 0-0 dengan Denmark serta Slovenia. Di babak gugur, menang 2-1 atas Slovakia, dan di perempat final menang adu penalti 5-3 (1-1) atas Demark. Terakhir di laga semifinal menghentikan geliat Belanda 2-1.
Dari sana Inggris memasukan 7 dan kemasukan 4. Sementara dari adu-penalti, Inggris bisa mulus menjebol gawang Swiss 5 dan hanya kemasukan 3.
Baca Juga: Daripada Pikirkan Piala Presiden, David da Silva Lebih Pilih Fokus ke Liga 1 2024-2025
Darah Muda
Spanyol tampaknya akan mengandalkan Lamine Yamal, pemain termuda sepanjang sejarah Piala Eropa dan Piala Dunia, dengan usia 16 tahun 362 hari, jauh lebih muda dibanding Pele saat terjun di Piala Dunia 1958, usia 17 tahun 7 bulan.
Pemain sayap Barcelona ini sudah 34 kali main di timnas Spanyol berbagai lapisan, dan mencetak 15 gol, termasuk saat Spanyol menang 2-1 atas Prancis di semifinal. Asisnya juga sangat akurat hingga ia tercatat sebagai pemain yang sangat berbahaya.
Lalu, Nico Williams, juga sayap yang amat tajam dari Athletico Madrid. Usianya pun masih sangat muda, 22. Ia sudah bermain di timnas Spanyol berbagai level serta mencetak 5 gol, termasuk ketika Spanyol mencukur Georgia 4-1 di laga 16 besar.
Baca Juga: Keren, Baju Gamis Umat Muslim Dirancang untuk Sepak Bola di Afrika
Sementara di kubu Inggris, Gareth Southgate, sang arsitek the Three Lions, akan mengandalkan Phil Foden (24), gelandang Manchester City.
Meski di Piala Eropa ini ia belum sempat mencetak gol, tetapi sesungguhnya ia cukup produktif.
Bermain dalam berbagai lapisan timnas sejak 2015 hingga hari ini, Foden sudah mencetak 23 gol dari 84 penampilannya.
Selain itu, gelandang Real Madrid, berusia 21 tahun ini sangat tajam tajinya di Piala Eropa kali ini. Sudah tiga gol ia jaringkan ke gawang Slovania di penyisihan grup, vs Slovakia di 16 besar, dan satu lain di gawang Swiss dalam adu penalti.
Artikel Terkait
Jadwal Pertandingan, Harga Tiket dan Link Siaran Langsung Piala AFF U19 2024
Bongkar Pasang Jelang Liga 1, Persija Lepas Dua Pemain Mudanya dengan Status Berbeda
Kylian Mbappe Siap Miliki Klub Sendiri meski Baru Resmi Bermain untuk Real Madrid
Copa America 2024: Lionel Messi Sudah Tidak Sakti, Argentina Terancam Gagal di Final
Piala Presiden 2024 Segera Dimulai, Pembukaan di Bandung dengan Hadiah Rp5 Miliar