SportlinkNews - Demi menjaga suasana latihan yang kondusif dan menyenangkan, pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster memiliki kiat yang bikin pemain tidak merasa bosan.
Salah satunya, dengan melakukan adu penalti di akhir sesi latihan. Pemain dibagi menjadi dua tim, dengan masing-masing tim memiliki eksekutor dan penjaga gawang.
Meski hanya latihan, suasana menjelang eksekusi penalti yang dilakukan cukup tegang, kedua tim tidak mau kalah.
Baca Juga: EURO 2024: Lamine Yamal Tak Mau Dapat Julukan 'Titisan Messi', Fokus pada Karier Sendiri
Kesempatan ini juga dilakukan agar pemain terbiasa melakukan adu penalti. Apalagi, jika kalah sudah pasti menjadi bahan lelucon anggota tim.
Menurut pelatih Persebaya Paul Munster kegiatan yang seru ini juga dapat menjadi salah cara untuk menghadapi situasi penalti yang biasanya sangat menegangkan.
"Dalam satu-dua minggu terakhir, intensitas latihan tinggi, ada yang satu hari dua kali," ucap Paul Munster.
Baca Juga: Copa America 2024: Uruguay Rebut Juara Tiga, Jegal Ambisi Kanada Melalui Adu Penalti
"Pemain butuh relaksasi dengan sesi game ini. Mereka terlihat enjoy,” ujar pelatih asal Irlandia Utara itu.
"Minggu depan kita mulai menurunkan intensitas,” imbuhnya.
Apalagi saat sesi latihan adu penalti beberapa waktu lalu, kiper Ernando Ari yang memang jago menepis penalti meniru gaya Emiliano Martinez, kiper Argentina saat memenangkan Piala Dunia.
Baca Juga: Simak, Jadwal Lengkap dan Siaran Langsung Pertandingan AFF U19 2024 di Surabaya
Dia berhasil menggagalkan penalti Paulinus Apli Kapli, pemain jebolan Persebaya U15 yang berkesempatan berlatih bersama tim senior.
Persebaya sendiri sudah hampir satu bulan menjalani latihan intensif untuk persiapan Liga 1 2024/25.
Artikel Terkait
Nike Rilis 'Shadow Pack' Terbaru, Menampilkan Warna Gelap yang Menawan
Tim Bulu Tangkis Indonesia Terbang ke Prancis, Tunggu 10 Hari Baru Masuk Paris
Spanyol Juara Euro 2024, Bonusnya Menggiurkan
Final Euro 2024: Duel Spanyol vs Inggris Bakal Jadi Pertandingan yang Epik