Kolombia tampak paling bersemangat di babak pertama dan mereka nyaris mencetak gol pada menit ke-33 ketika Jefferson Lerma mencoba peruntungannya dari jarak 25 meter dan tendangan rendahnya memaksa Emiliano Martinez melakukan penyelamatan.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit 112. Leandro Paredes memenangkan pertarungan di sendi tengah. Dia memberikan umpan kepada Giovani Lo Celso yang diteruskan kepada Martinez dan mengkonversinya menjadi gol. Skor 1-0 untuk Argentina.
Gol tunggal itu sarat sejarah karena Argentina berhasil mempertahankan gelar juara. Sekaligus sebagai peraih juara terbanyak dengan 16 kali sepanjang sejarah. Satu langkah lebih banyak dari uruguay (15).
Baca Juga: Euro 2024 Vs Wimbledon: Siapa Juara Gaya dalam Pertarungan Mode Musim Panas?
sementara Brasil muncul berikutnya dengan total 9 kemenangan. Yang juga termasuk dalam peringkat tim pemenang turnamen adalah Peru, Chile, Paraguay (2 gelar), Kolombia dan Bolivia (dengan satu gelar diraih).
Juara CONMEBOL Copa America berdasarkan edisi
2024: Argentina (gelar ke-16)
2021: Argentina (gelar ke-15)
2019: Brasil (gelar ke-9)
2016: Chili (gelar ke-2)
2015: Chili (gelar pertama)
2011: Uruguay (gelar ke-15)
2007: Brasil (gelar ke-8)
2004: Brasil (gelar ke-7)
2001: Kolombia (gelar pertama)
1999: Brasil (gelar ke-6)
1997: Brasil (gelar ke-5)
1995: Uruguay (gelar ke-14)
1993: Argentina (gelar ke-14)
1991: Argentina (gelar ke-13)
1989: Brasil (gelar ke-4)
1987: Uruguay (gelar ke-13)
1983: Uruguay (gelar ke-12)
1979: Paraguay (gelar kedua)
1975: Peru (gelar kedua)
1967: Uruguay (gelar ke-11)
1963: Bolivia (gelar pertama)
1959: Uruguay (gelar ke-10)
1959: Argentina (gelar ke-12)
1957: Argentina (gelar ke-11)
1956: Uruguay (gelar ke-9)
1955: Argentina (gelar ke-10)
1953: Paraguay (gelar pertama)
1949: Brasil (gelar ketiga)
1947: Argentina (gelar ke-9)
1946: Argentina (gelar ke-8)
1945: Argentina (gelar ke-7)
1942: Uruguay (gelar ke-8)
1941: Argentina (gelar ke-6)
1939: Peru (gelar pertama)
1937: Argentina (gelar ke-5)
1935: Uruguay (gelar ke-7)
1929: Argentina (gelar ke-4)
1927: Argentina (gelar ketiga)
1926: Uruguay (gelar ke-6)
1925: Argentina (gelar kedua)
1924: Uruguay (gelar ke-5)
1923: Uruguay (gelar ke-4)
1922: Brasil (gelar ke-2)
1921: Argentina (gelar pertama)
1920: Uruguay (gelar ketiga)
1919: Brasil (gelar pertama)
1917: Uruguay (gelar ke-2)
1916: Uruguay (gelar pertama)
Artikel Terkait
Adidas AE1 Low USA Anthony Edwards Muncul Dalam Warna Alternatif Ketiga
Euro 2024: Kisah de la Fuente Dihantam Topan Sebelum Ukir Sejarah Bersama Spanyol
Nico Williams Pemain Terbaik Final Euro 2024: Kami Menderita seperti Binatang, tapi Tidak Sia-sia
Southgate Merasa Hancur, Ini calon Pengganti Pelatih Inggris
Euro 2024: Harry Kane Berbagi Sepatu Emas dengan Pemain Lain