SportlinkNews - Olympiastadion Berlin jadi saksi bagaimana sebuah tim sepak bola yang sempat dicibir, kemudian menjawabnya dengan kemenangan mutlak di final Euro 2024.
Spanyol menghempaskan semua keraguan, saat dengan langkah pasti berhasil memenangkan semua pertandingan di fase grup. Kepercayaan diri pemain pun terus membaik.
Luis de la Fuente sang pelatih, berhasil membangun sebuah tim yang berisi orang-orang brilian. Memadukan pemain senior dengan pemain muda bertalenta.
Baca Juga: Hasil Final EURO 2024: Timnas Spanyol Juara, Inggris Menangis dan Puasa Gelar Lagi
Hasilnya, pada babak kedua Spanyol memetik gol pertamanya setelah bermain tanpa skor di babak pertama saat melawan Inggris di final Euro 2024.
Paruh kedua belum genap satu menit, kerja sama Lamine Yamal dan Nico Williams berhasil menggetarkan gawang Inggris.
Usai melakukan aksi individu dan mengecoh tiga pemain Inggris, Yamal melepaskan umpan terobos kepada Williams yang berada di sayap kiri.
Baca Juga: Jude Bellingham Ngamuk di Lapangan Usai Ingris Kalah dari Spanyol
Williams pun langsung menyambutnya dengan tendangan kaki kiri yang mengarah ke pojok kiri bawah gawang The Three Lions.
Kiper Jordan Pickford tidak mampu menghalau sepakan keras winger Athletic Club tersebut dan membuat skor 1-0 untuk keunggulan Spanyol.
Gawang Inggris yang dijaga Pickford nyaris bergetar kembali pada menit ke-66 lewat tendangan kiri Lamine Yamal dari luar kotak penalti.
Baca Juga: Final Euro 2024: Pelatih Spanyol Luis de la Fuente Ternyata Penggemar Berat Sepak Bola Inggris
Namun, Pickford masih mampu menepis tendangan tersebut dan hanya berbuah sepak pojok bagi Timnas Spanyol.
Tapi Inggris tidak menyerah, mereka menyiapkan serangan balasan yang keras kepada La Roja. Pada menit ke-73 Inggris menyerang ke lini pertahanan Spanyol.
Artikel Terkait
Southgate Merasa Hancur, Ini calon Pengganti Pelatih Inggris
Copa America: Messi Menangis Ditarik Keluar Lapangan
Lautaro Martinez Tidak Senang dengan Scaloni, Pahlawan Argentina Itu Dapat Pesan dari Inter
Ilmu Olah Raga Berdampak pada Formula 1, Pengaruhi Mesin dan Performa Pembalap