PSSI-nya Kolombia Ditangkap Usai Final Copa America yang Kacau

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 17 Juli 2024 | 20:37 WIB
Final Copa America antara Argentina dan Kolombia berakhir dengan kerusuhan. (copaamerica)
Final Copa America antara Argentina dan Kolombia berakhir dengan kerusuhan. (copaamerica)

SportlinkNews - Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia ditangkap Senin (15/7) dini hari tak lama setelah timnya kalah dari Argentina di final Copa America di Stadion Hard Rock di Miami Gardens, Florida.

Ramon Jesurun PSSI-nya Kolombia- yang juga menjabat sebagai wakil presiden CONMEBOL dan menjabat di dewan FIFA, ditangkap bersama putranya sekitar pukul 00:20 pada hari Senin.

Jesurun, 71 tahun, dituduh melawan beberapa penjaga keamanan bersama putranya yang berusia 43 tahun, Ramon Jamil Jesurun, di dalam stadion setelah pertandingan berakhir.

Baca Juga: Luis Diaz Masuk Daftar Top Skor Pemain Kolombia Sepanjang Gelaran Copa America

Menurut WPLG, Jesurun dan putranya menjadi marah terhadap penjaga keamanan di dalam terowongan stadion dan mulai berteriak kepadanya ketika mereka tidak diizinkan melewatinya.

Insiden itu bersifat fisik, dan Jesurun mendorong penjaga, menurut laporan.

Jesurun yang lebih muda kemudian diduga mencengkeram leher penjaga tersebut dan meninjunya. Insiden meningkat dari sana ketika beberapa petugas keamanan terlibat.

Baca Juga: Begini Cara Atlet Profesional Menurunkan Berat Badan

Video pertengkaran tersebut ditayangkan di media sosial oleh Fox Sports Mexico.

Kedua pria itu dimasukkan ke penjara setempat sekitar pukul 04:15 pada hari Senin. Menurut Miami Herald, mereka berdua didakwa dengan tiga tuduhan penyerangan terhadap pejabat atau karyawan tertentu.

Insiden itu adalah salah satu dari banyak masalah yang terjadi saat Argentina menang 1-0 atas Kolombia pada Minggu malam di Florida Selatan.

Baca Juga: Protes Ketidakadilan PBSI Direspon BWF, Janji Perhatikan Jadwal Jojo

Setidaknya 27 orang ditangkap dan 55 orang diusir dari stadion setelah penggemar yang tidak memiliki tiket menerobos penghalang, memanjat tembok dan pagar, dan bahkan mencoba memasuki stadion melalui ventilasi. Pertandingan sempat tertunda hampir 90 menit.

Hard Rock Stadium mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “ada banyak upaya oleh penggemar nakal yang tidak memiliki tiket untuk mengalahkan petugas keamanan dan penegak hukum di titik masuk stadion.”

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Yahoo Life

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X