Leny Yoro Alasan Manchester United Nekat Kalahkan Real Madrid Demi Bek Tengah Berusia 18 Tahun

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 19 Juli 2024 | 14:35 WIB
Leny Yoro adalah rekrutan kedua Manchester United musim panas ini setelah Joshua Zirkzee. (theanalyst)
Leny Yoro adalah rekrutan kedua Manchester United musim panas ini setelah Joshua Zirkzee. (theanalyst)


SportlinkNews - Jika ada satu area di skuat Manchester United yang bisa Anda jamin akan diperkuat pemainnya musim panas ini, maka itu adalah bek tengah.

Dan setelah berminggu-minggu berspekulasi mengenai beberapa nama, Setan Merah akhirnya mengambil langkah tegas.

Leny Yoro adalah rekrutan kedua Manchester United musim panas ini setelah Joshua Zirkzee. Manchester United telah mengkonfirmasi penandatanganan pemain ajaib Lille Leny Yoro.

Baca Juga: Selamat Datang di Theatre of Dreams, Simak Komentar Pertama Leny Yoro Usai Berkostum Manchester United

Bek tengah berusia 18 tahun itu menyelesaikan tes medisnya kemarin setelah klub menyetujui kesepakatan senilai 52 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun.

Meskipun tampaknya masih ada kemungkinan pengejaran terhadap Jarrad Branthwaite dan Matthijs de Ligt dapat berlanjut di masa transisi musim panas mendatang, bek muda Prancis Leny Yoro pada akhirnya menjadi pertaruhan besar mereka di departemen tersebut.

Manchester United tentu saja mengalami mimpi buruk di bagian tim tersebut pada 2023-24. Manajer Erik ten Hag tidak dapat menurunkan pasangan bek tengah secara reguler karena cedera dan ketidaktersediaan, dan sering kali ada perasaan bahwa kurangnya stabilitas berkontribusi terhadap masalah mereka di area lain di lapangan.

Baca Juga: Ilmu Olahraga Menjadikan Usia Hanya Sekadar Angka, Memberikan Umur Panjang bagi Para Bintang yang Menua

Kemitraan paling reguler mereka di jantung pertahanan musim lalu adalah Raphaël Varane dan Jonny Evans, namun mereka hanya menjadi starter bersama sebanyak enam kali di Premier League.

Sebagai gambaran, Arsenal menurunkan Williams Saliba dan Gabriel Magalhaes sebagai bek tengah dalam 34 pertandingan liga, dan mereka pada akhirnya menjadi kunci bagi tantangan gelar The Gunners dan fakta bahwa mereka kebobolan paling sedikit (29).

Nah, dalam contoh tersebut jelas membantu bahwa keduanya adalah pesepak bola yang sangat bagus, bukan hanya bek yang brilian.

Baca Juga: 6 Seragam Kontingen Paling Keren Menuju Olimpiade Paris 2024, Terakhir seperti Baju Tidur

Namun masuk akal jika kemitraan bek tengah yang stabil menghasilkan tingkat kepercayaan tertentu. Yang memperburuk keadaan bagi Manchester United adalah kenyataan bahwa Evans bermain 23 kali di liga.

Meskipun ia sebagian besar berhasil lolos dengan baik, awalnya hanya direkrut sebagai pemain cadangan darurat setelah bergabung kembali dengan kontrak jangka pendek di pramusim tahun lalu.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: theanalyst

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X