Conte: Napoli Tidak Bisa Duduk dan Menunggu Kematian Olahraga

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 21 Juli 2024 | 10:13 WIB
Antonio Conte bertekad bangkitkan kembali Napoli. (football italia)
Antonio Conte bertekad bangkitkan kembali Napoli. (football italia)

SportlinkNews - Antonio Conte menguraikan hal-hal yang perlu ditingkatkan Napoli dan hal-hal yang membuatnya terkesan setelah kemenangan laga persahabatan 3-0 atas Mantova, Sabtu (20/7).

“Saya tidak ingin tim yang bertahan dan menunggu kematian dalam olahraga,” tandas Conte.

Partenopei mengalahkan tim Serie B Mantova dengan gol dari Jesper Lindstrom, Leonardo Spinazzola dan Walid Cheddira.

Baca Juga: Bursa Transfer: Antonio Conte Dapat Misi Pertama dari Napoli, Pertahankan Maradona dari Georgia

Mereka kembali menggunakan formasi 3-4-2-1, tetapi dengan Cheddira sebagai False 9, sementara Victor Osimhen sekali lagi tidak berada di bangku cadangan.

“Itu adalah ujian yang bagus, kami menjalani sembilan hari kerja keras baik secara fisik maupun taktis,” kata Antonio Conte kepada OneFootball.

“Saya melihat banyak hal bagus, seperti tekanan dan lini pertahanan yang sangat tinggi. Namun, kami harus lebih baik dalam mengendalikan permainan.”

Baca Juga: RED-S: Dampak, Penyebab, Akibat, Pencegahan dan Pengobatannya

Conte punya ide baru untuk Napoli
Napoli melanjutkan persiapan mereka untuk musim baru, sebuah perubahan radikal setelah musim yang menampilkan empat pelatih berbeda dan berbagai sistem taktis.

“Menang membantu kami untuk terus menang. Saya ulangi, kami harus tampil lebih baik dalam penguasaan bola, namun saya sangat puas dengan agresi dan lini depan kami. Kami perlu bekerja dan berkembang, jadi dengan kedatangan pemain internasional ini tentu akan menjadi sebuah kemajuan.”

Antonio Conte terkenal karena melatih para pemainnya dengan sangat keras dalam latihan dan mereka terlihat pingsan di akhir sesi.

Baca Juga: Atlet dan Takhayul: Ritual yang Paling Tidak Biasa, dari Jimat di Kaus Kaku, Celana Pendek hingga Mengunyah Rumput

Meskipun demikian, mantan bos Juventus, Chelsea, Inter dan Tottenham itu memperingatkan bahwa dia akan bersikap lunak terhadap mereka.

“Kami memulainya perlahan, lalu kelompok beradaptasi. Semakin banyak kami melanjutkan, para pemain akan semakin memahaminya," urainya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: onefootball

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X