Nicolas Otamendi Sebut Kekalahan Kontroversial Argentina di Olimpiade 2024 sebagai Aib Besar

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Kamis, 25 Juli 2024 | 22:00 WIB
Timnas Argentina mengalami kekalahan dramatis dalam laga pertama sepak bola putra Olimpiade 2024. (X.com/sopitas)
Timnas Argentina mengalami kekalahan dramatis dalam laga pertama sepak bola putra Olimpiade 2024. (X.com/sopitas)

SportlinkNews - Kekalahan kontroversial Timnas Argentina di Olimpiade 2024 disebut Nicolas Otamendi sebagai sebuah aib besar.

Timnas U-23 Argentina mengalami kekalahan yang menyakitkan dalam pertandingan perdana cabang sepak bola putra Olimpiade 2024 Paris.

Pada laga yang berlangsung di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, Rabu (24/7/2024), Tim Tango muda harus mengakui keunggulan Maroko dengan skor tipis 1-2.

Baca Juga: Prediksi Liga Inggris 2023-2024: Manchester United akan Melesat Tinggi, tapi Belum Mampu Lampaui Manchester City

Pertandingan berlangsung sengit dan Argentina tertinggal 1-2 hingga injury time babak kedua.

Namun, harapan sempat muncul ketika Cristian Medina berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+16. Sayangnya, gol tersebut memicu kerusuhan di lapangan.

Suporter Maroko menyerbu masuk dan melempari pemain Argentina dengan berbagai benda, membuat wasit terpaksa menghentikan pertandingan.

Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Masuk Perkampungan Atlet, Siap Jalani Pertandingan di Porte De La Chapelle Arena

Para pemain dari kedua tim kemudian diamankan dan digiring ke ruang ganti.

Setelah menunggu hampir dua jam tanpa informasi apa pun dari ofisial pertandingan, pemain Argentina terkejut mengetahui bahwa laga ternyata belum berakhir dan hanya ditunda.

Kekecewaan semakin memuncak ketika gol penyama kedudukan Argentina dianulir oleh wasit karena dianggap offside.

Baca Juga: Tantangan Berat Arne Slot di Liverpool: Mampukah Bertahan hingga Natal 2024?

Kekalahan kontroversial ini membuat bek senior Timnas Argentina, Nicolas Otamendi, sangat marah.

Dilansir SportlinkNews dari Sportskeeda.com, Otamendi, yang bertindak sebagai kapten dalam laga tersebut, mengaku sangat kecewa dan menyebut kejadian ini sebagai aib besar yang bersejarah, terutama di ajang bergengsi seperti Olimpiade.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Sportskeeda.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X