“Tim ini kami bangun dari Januari, proses lagi berlangsung. Yang penting untuk saya adalah permainan dari pertandingan ke pertandingan jauh lebih baik."
"Kalau ada kemenangan memang bonus untuk kami,” ungkapnya, seraya menambahkan bahwa turnamen ini merupakan ajang untuk melakukan pembinaan pemain.
Meski begitu, Indra tidak menampik adanya unsur gengsi dalam pertandingan antarnegara, apalagi melawan Malaysia.
Baca Juga: Pembalap Yamaha Gupita Kresna Awali ARRC Putaran 4 dengan Catatan Waktu Tercepat Underbone 150cc
"Kalau sudah antarnegara, saya tetap dengan filosofi. Itu gengsi negara, harus kami perjuangkan,” tegasnya.
Ketika ada muatan gengsi, catatan statistik seperti kemenangan atau kekalahan tidak bisa menjadi patokan.
"Jadi simpan saja dulu statistik yang ada,” pungkas Indra Sjafri.
Artikel Terkait
Tantangan Berat Arne Slot di Liverpool: Mampukah Bertahan hingga Natal 2024?
Tim Bulu Tangkis Indonesia Masuk Perkampungan Atlet, Siap Jalani Pertandingan di Porte De La Chapelle Arena
Taklukkan Jalur Neraka Pembalap Eritrea Kuasai Etape Terakhir Tour de Banyuwangi Ijen
Hasil Piala Presiden 2024: Kalahkan Persib Bandung, Persis Solo Lolos ke Semifinal