David de Gea Memang Tak Cocok Main di Serie A, 2 Klub Liga Italia sampai Kewalahan

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Jumat, 2 Agustus 2024 | 20:30 WIB
Eks kiper Manchester United, David de Gea, tidak cocok bermain di Liga Italia. (X.com/D_DeGea)
Eks kiper Manchester United, David de Gea, tidak cocok bermain di Liga Italia. (X.com/D_DeGea)

Selain masalah gaji, usia De Gea juga menjadi faktor pertimbangan penting.

Baca Juga: PB Persani Sebut Tampilnya Rifda di Olimpiade Paris 2024 akan Jadi Inspirasi Pesenam Lainnya

Pada November 2024 mendatang, De Gea akan berusia 34 tahun, usia yang cukup tua untuk seorang kiper di level kompetitif tinggi seperti Serie A.

Selain itu, kekhawatiran tentang potensi cedera semakin meningkat mengingat De Gea tidak bermain selama setahun penuh.

Ketidakhadiran yang lama dari lapangan hijau dapat mempengaruhi performa dan kebugarannya, yang membuat klub-klub Italia berpikir dua kali untuk menginvestasikan uang besar pada pemain yang berisiko.

Baca Juga: Reynaldo Garcia Zamora jadi Kunci Kemenangan Satria Muda Pertamina Atasi Pelita Jaya

Dengan kegagalan negosiasi bersama Fiorentina dan Genoa, masa depan De Gea tetap menjadi tanda tanya besar.

Meski demikian, ia tetap menjadi target incaran beberapa klub, khususnya dari Liga Arab Saudi, yang dikenal tidak segan-segan menawarkan gaji tinggi untuk pemain-pemain berpengalaman dari Eropa.

Kompetisi di Arab Saudi, dengan dukungan finansial yang kuat, dapat menjadi opsi menarik bagi De Gea untuk melanjutkan kariernya tanpa harus khawatir tentang tuntutan gaji yang tidak terpenuhi.

Baca Juga: Carlos Pena Tidak Terlalu Memikirkan Kekuatan Persis Solo yang akan Dihadapi Persija

Situasi David de Gea di bursa transfer saat ini menunjukkan betapa kompleksnya dunia transfer pemain sepak bola profesional.

Meskipun memiliki pengalaman dan kualitas, tuntutan gaji yang tinggi dan faktor usia bisa menjadi penghalang besar bagi klub-klub yang tertarik.

Fiorentina dan Genoa telah menunjukkan bahwa meskipun tertarik, mereka tidak siap mengambil risiko finansial dan performa yang datang dengan merekrut De Gea.

Baca Juga: Jelang Bergulirnya Liga 1, Persija Dapat Dukungan Kuat J Trust Bank

Masa depan De Gea mungkin lebih cerah di liga-liga yang siap memenuhi tuntutan gajinya, seperti Liga Arab Saudi, di mana pengalaman dan nama besar tetap menjadi aset berharga.***

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: football italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X