David de Gea Berpotensi Pindah ke Arab Saudi: Menyusul Cristiano Ronaldo?

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 3 Agustus 2024 | 20:30 WIB
Eks kiper Manchester United, David de Gea, dikabarkan akan menyusul Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi. (X.com/D_DeGea)
Eks kiper Manchester United, David de Gea, dikabarkan akan menyusul Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi. (X.com/D_DeGea)

SportlinkNews - David de Gea dikabarkan akan menyusul Cristiano Ronaldo dengan melanjutkan kariernya di Arab Saudi.

David de Gea, mantan penjaga gawang andalan Manchester United dan Timnas Spanyol, kembali menjadi sorotan karena masa depannya yang belum pasti.

Setelah setahun menganggur, De Gea kini diisukan akan segera kembali merumput, dengan tawaran menarik datang dari berbagai klub di dunia, termasuk klub-klub di Arab Saudi, Amerika Serikat, dan Italia.

Baca Juga: Liverpool Jadi Satu-satunya Klub Liga Inggris yang Belum Beli Pemain Baru di Musim Panas 2024

Namun, tingginya gaji yang diinginkan oleh De Gea membuat beberapa klub Italia kesulitan untuk memenuhi tuntutannya, sehingga membuka peluang baginya untuk bergabung dengan klub Arab Saudi.

Dalam beberapa waktu terakhir, De Gea dikaitkan dengan dua klub Serie A, yaitu Fiorentina dan Genoa.

Kedua klub ini tertarik mendatangkan De Gea untuk memperkuat lini pertahanan mereka.

Baca Juga: Hadapi An Se Young di Semifinal Olimpiade, Jorji Fokus Bermain Sekuat Tenaga

Genoa, yang baru saja menjual penjaga gawang utama mereka, Josep Martinez, ke Inter Milan, melihat De Gea sebagai pengganti potensial.

Sementara itu, Fiorentina juga ingin memanfaatkan pengalaman dan kemampuan De Gea untuk meningkatkan performa tim mereka.

Namun, keinginan klub-klub Italia untuk merekrut De Gea terkendala oleh tingginya gaji yang diminta oleh mantan pemain akademi Atletico Madrid ini.

Baca Juga: Hasil Olimpiade: Jatuh Bangun Jorji Melangkah ke Semifinal, Gagalkan Pebulu Tangkis Thailand

Dikutip SportlinkNews dari Football Italia, De Gea mengajukan permintaan gaji minimal 5 juta euro atau sekitar Rp88 miliar per musim.

Angka ini dianggap terlalu tinggi bagi sebagian besar klub Liga Italia, yang memiliki keterbatasan anggaran, terutama setelah pandemi COVID-19 yang mempengaruhi keuangan klub-klub sepak bola.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: football italia, Sportskeeda.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X