Tiga Cara Piotr Zielinski Membantu Inter Milan Kembali ke Final Liga Champions

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 5 Agustus 2024 | 07:45 WIB
Piotr Zielinski bergabung ke Inter dengan status bebas transfer. (tuttomercatoweb)
Piotr Zielinski bergabung ke Inter dengan status bebas transfer. (tuttomercatoweb)

1. Umpan Pendek
Lini tengah asuhan Inzaghi menuntut semua gelandang untuk dapat bermain di ruang sempit, yang merupakan salah satu kekuatan utama pemain Polandia tersebut.

Saat mereka membangun formasi 3-5-2, penekanannya adalah selalu bergerak maju dengan umpan-umpan ini, dan mendorong ke sepertiga akhir. Ini telah menjadi kekuatan terbesar Zielinski sepanjang kariernya.

Henrikh Mkhitaryan yang berusia 35 tahun akan mengambil peran yang lebih banyak sebagai pembunuh umpan pendek, peran yang telah ia kuasai seiring bertambahnya jarak tempuh dan tahun-tahun yang telah ia lalui.

Baca Juga: Juventus Luncurkan Kaus Tandang Bertema Kosmos dari Adidas

2. Pergerakan Zielinski
Gelandang yang serba bisa dan atletis, Zielinski memiliki kecepatan untuk memanfaatkan ruang melawan lawan yang lebih menekan ke depan untuk mencari gol bagi mereka sendiri.

Dalam serangan balik, ia dapat mengisi ruang-ruang tersebut, memberikan umpan-umpan kunci dan peluang mencetak gol dari lokasi langsung.

Semua golnya dalam tiga musim terakhir tercipta di lokasi-lokasi sentral, mulai dari luar kotak penalti hingga ke atas kotak penalti.

Baca Juga: PUMA Luncurkan Brilliance Pack untuk Wanita Tahun 2024

3. Pemain Dua Arah
Inzaghi gemar gelandang serang dan box-to-box-nya yang melesat maju dan meregangkan lini belakang lawan, sama seperti ia menuntut mereka untuk mundur di garis pertahanan.

Saat (dengan cepat) mendapatkan kembali penguasaan bola, bek sayap sering mengambil ruang yang ditinggalkan oleh penyerang tengah yang menempati bek tengah lawan, menunggu bola terakhir dari lini tengah.

Fleksibilitas Zielinski memungkinkannya untuk menutupi area ini dan menjadi pemain yang tidak hanya membuat lawan kesulitan untuk mendapatkan bola kembali, tetapi juga membuat permainan maju menuju gawang.

Baca Juga: Meski Kalahkan Real Madrid di Laga Pramusim, Barcelona Tetap Dapat Kritikan dari Hansi Flick

“Permainan saya berkualitas, tetapi juga berpengalaman karena di usia 30 tahun saya telah melihat segalanya…. Saya ingin memberi Inter sebanyak mungkin gol dan assist.”

Zielinski akan memberikan segalanya untuk Inter, karena ia tahu bahwa ia sedang berada di puncak kariernya dan tahun-tahun ini bisa jadi merupakan tahun-tahun yang paling memuaskan.

Jika berjalan sesuai rencana, ia akan menjadi katalisator untuk membawa mereka meraih trofi bergengsi, jika bukan final Liga Champions itu sendiri.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: football italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nasib Tragis N'Golo Kante di Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:17 WIB

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB
X