Namun, meski kontribusinya besar, hubungan Braithwaite dengan Espanyol berakhir dengan buruk, kabarnya ia mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari klub tersebut.
Baca Juga: Griezmann Cemburu Giroud Berlabuh ke MLS
Setelah dua tahun bermain di Espanyol, Braithwaite kemudian pindah ke klub Brasil, Gremio.
Namun, kisahnya dengan Espanyol tidak berakhir di situ.
Dilansir SportlinkNews dari Marca, Braithwaite dikabarkan ingin melakukan balas dendam kepada Espanyol dengan cara membeli saham mayoritas klub tersebut.
Baca Juga: Jadwal Putaran I Coppa Italia, Tim Serie C Saling Benturan
Cara balas dendam ini tergolong unik dan menunjukkan sisi bisnis Braithwaite.
Braithwaite dikenal sebagai salah satu pesepak bola terkaya di dunia, berkat berbagai bisnis yang ia miliki.
Lahir di Esbjerg, Denmark, penyerang ini memiliki bisnis di bidang real estate, restoran, dan fashion.
Baca Juga: Olimpiade Paris 2024: Panjat Tebing Indonesia Diandalkan Raih Medali Emas, Ini Respon Yenny Wahid
Dengan penghasilan dari bisnis-bisnisnya, Braithwaite berencana untuk membeli Espanyol dari pemilik saat ini, Rastar Group, sebuah perusahaan mainan asal China.
Rencana pembelian saham mayoritas Espanyol oleh Braithwaite masih berupa rumor.
Namun, jika melihat pendapatan dan kekayaan bisnisnya, bukan tidak mungkin mantan 'Lord' Barcelona ini akan berhasil mengakuisisi Espanyol.
Baca Juga: PBSI Buka Suara Soal Kegagalan Tim Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024
Langkah ini akan menjadi bentuk balas dendam yang unik dan cerdas dari Braithwaite setelah menerima perlakuan tidak menyenangkan selama berada di klub tersebut.
Artikel Terkait
Liverpool Tertarik pada Marc Guehi yang Pernah Ditanduk Darwin Nunez
Terungkap Alasan Penundaan Final Lari 100 Meter Putra Olimpiade Paris 2024
Noah Lyles Manusia Tercepat Olimpiade Paris 2024, Selisih Tipis 0,005 Detik dari Titisan Usain Bolt
Olimpiade Paris 2024: Jadwal Pertandingan Panjat Tebing Hari Ini, Semoga Medali Emas dari Aksi Desak dan Rajiah
Juara Piala Presiden 2024, Arema FC Sumbangkan Rp675 Juta untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan