PSS Sleman Terbukti Terlibat Kasus Suap, Poin Dikurangi dan Didenda Rp150 Juta

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Senin, 12 Agustus 2024 | 18:58 WIB
PSS Sleman dipastikan terlibat kasus suap pada enam tahun lalu dan akan menerima sanksi pengurangan poin serta denda Rp150 juta. (PSSLEMAN.ID)
PSS Sleman dipastikan terlibat kasus suap pada enam tahun lalu dan akan menerima sanksi pengurangan poin serta denda Rp150 juta. (PSSLEMAN.ID)

SportlinkNews PSS Sleman resmi dijatuhi sanksi berupa pengurangan poin dan denda sebesar Rp150 juta akibat terbukti terlibat dalam kasus suap pertandingan yang terjadi enam tahun lalu.

Keputusan ini diumumkan oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) pada Senin (12/8/2024), mengakhiri spekulasi yang menyelimuti alasan pengurangan poin yang dialami oleh klub kebanggaan masyarakat Sleman tersebut di klasemen Liga 1 musim 2024-2025.

Berdasarkan pernyataan resmi PT LIB, PSS Sleman mendapat pengurangan tiga poin setelah melalui sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Baca Juga: 7 Transfer Termahal di Hari Terakhir Bursa Transfer dalam Sejarah Sepak Bola, Nomor 1 Bukan pemain Top

Sidang tersebut membahas pelanggaran disiplin yang terjadi pada 6 November 2018, ketika PSS Sleman bertanding melawan Madura FC.

Komdis PSSI menetapkan sanksi ini setelah merujuk pada putusan Pengadilan Negeri Sleman yang keluar pada 25 April 2024.

Dalam putusan tersebut, terbukti adanya tindak pidana suap yang melibatkan perangkat pertandingan saat laga berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Baca Juga: Erick Thohir Tinjau Training Center Timnas Indonesia di IKN, Tampilannya Keren Habis

Menurut salinan keputusan Komdis PSSI, tindakan suap yang dilakukan bertujuan mempengaruhi hasil pertandingan yang pada akhirnya merugikan integritas kompetisi.

Oleh karena itu, merujuk pada Pasal 64 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, PSS Sleman dijatuhi hukuman pengurangan tiga poin dan denda Rp150 juta.

Sanksi ini mulai berlaku pada musim kompetisi BRI Liga 1 2024-2025, yang membuat posisi PSS Sleman terpuruk di dasar klasemen dengan total poin negatif tiga.

Baca Juga: Yves Bissouma Minta Maaf Posting Hirup Gas Tertawa, Tottenham Selidiki Video yang Diunggahnya

Kasus ini bukanlah hal yang baru dalam dunia sepak bola Indonesia.

Sebelumnya, pada Desember 2023, Satgas Antimafia Bola yang dibentuk oleh Polri telah membongkar skandal match fixing yang melibatkan PSS Sleman.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Liga Indonesia Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nasib Tragis N'Golo Kante di Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:17 WIB
X