"Saya sangat senang dengan debut saya sebagai starter dan kepercayaan diri yang saya dapat dari coach," ungkap Rafael Struick, seperti dilansir SportlinkNews dari AD.nl.
"Ini akan semakin membaik. Semoga saya bisa terus mendapat kepercayaan ini," tambahnya.
Selain mendapatkan dukungan dari pelatih, Rafael Struick juga tetap fokus pada evaluasi diri.
Ia menyadari bahwa untuk bisa terus bersaing, ia harus terus meningkatkan kemampuannya, terutama dalam menciptakan peluang dan memenangkan duel di lapangan.
Baca Juga: Erick Thohir Tinjau Training Center Timnas Indonesia di IKN, Tampilannya Keren Habis
Struick juga menyambut baik adanya persaingan dengan striker baru yang didatangkan oleh ADO Den Haag, menunjukkan sikap yang positif terhadap kompetisi internal di tim.
"Saya harus terus menciptakan peluang, dan saya harus lebih kuat saat duel. Akan ada striker baru, tetapi saya senang bisa berkompetisi," ujarnya.
"Pertandingan ini adalah hadiah dari kerja keras."
Baca Juga: Yves Bissouma Minta Maaf Posting Hirup Gas Tertawa, Tottenham Selidiki Video yang Diunggahnya
Performa Struick dalam debutnya ini tak lepas dari pengaruh Darije Kalezic, pelatih ADO Den Haag yang telah membimbingnya.
Kalezic bukanlah sosok asing bagi penggemar sepak bola Indonesia.
Sebelumnya, ia pernah melatih PSM Makassar dan berhasil membawa tim tersebut meraih gelar juara Piala Indonesia edisi 2019.
Pengalaman dan tangan dingin Kalezic diharapkan mampu mengangkat ADO Den Haag untuk bersaing di papan atas Eerste Divisie atau bahkan mencapai promosi ke Eredivisie.
Artikel Terkait
Tom Cruise Jadi Bintang Penutupan Olimpiade Paris 2024, Bintang Hollywood Itu Memukau di Puncak Stadion
Ngeri, Pebalap Sepeda Inggris Tabrakan, Medali Emas Pun Melayang
Legendaris Tinju Ini Peringatkan Jake Paul: Mike Tyson Gigit Puting Saya
Olahraga, sains, dan Performa: Triptych Olimpiade
Coppa Italia: Como Tersingkir karena Cedera Varane, Torino Lolos