Pada pertandingan tersebut, Fenerbahce sempat unggul 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Edin Dzeko dan Youssef En-Nesyri di penghujung babak pertama.
Baca Juga: Cedera Horor Menimpa Danilo, Gelandang Nottingham Forest Absen hingga Akhir Musim
Awalnya, kemenangan tampak mudah didapatkan oleh tim asuhan Mourinho. Namun, Goztepe ternyata mampu memberikan perlawanan sengit.
Bek asal Jerman, Koray Gunter, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-68.
Saat pertandingan hampir usai, tepatnya di menit ke-90+5, gelandang asal Brasil, Romulo, mencetak gol yang memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2.
Baca Juga: LPNU Charity Golf Tournament Kumpulkan Donasi Untuk Korban Bencana Kebakaran
Usai laga, Mourinho tampak sangat kecewa dan tidak ragu mengungkapkan kekecewaannya kepada para pemainnya.
Ia mengkritik keras timnya karena gagal mempertahankan keunggulan.
Mourinho menyatakan bahwa para pemainnya seharusnya lebih cerdas dalam mengelola waktu, seperti berpura-pura cedera untuk memperlambat tempo permainan dan menjaga keunggulan.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Raih Podium Perdana Red Bull Rookies Cup 2024 di Red Bull Ring
"Pemain-pemain saya juga perlu membuang-buang waktu di dalam pertandingan," ujar Mourinho, dikutip dari Tuttomercatoweb.
"Mereka harus berbaring di tanah, mereka harus berpura-pura cedera. Mereka harus melakukan apa yang diperbuat semua orang lain."
Mourinho juga menyoroti bagaimana timnya kehilangan kontrol saat unggul 2-0.
Baca Juga: Pelatih PSIS Semarang Sebut Timnya Kewalahan Menghadapi Serangan Persis Solo
"Kami memegang kontrol saat skor 2-0, tetapi mood dan suhu pertandingan berubah," tambahnya.
Artikel Terkait
Chelsea Vs Manchester City: Enzo Maresca Peringatkan Palmer dan Berbagi Tanggung Jawab
Terinspirasi Macan Tutul, Sepatu Keren Generation Pred Mirip Predator Accuracy Jude Bellingham
Bagnaia Unggul di Sprint Race MotoGP Austria, Kini Koleksi Poin Sama Kuat dengan Martinator
Borneo FC Sukses Menuntaskan Revans Atas Arema FC di Pekan Kedua Liga 1
Banyak Dapat Peluang Emas, Pelatih Arema Joel Cornelli Mengaku Timnya Mendapat Tekanan Kuat dari Borneo