SportlinkNews - PSS Sleman mengukir hattrick kekalahan yang membuat tim berjuluk Super Elang Jawa ini terpuruk ke dasar klasemen sementara tanpa poin.
Kekalahannya 0-1 saat menghadapi Semen Padang FC, Senin (26/8), membuat PSS Sleman menanggung beban yang cukup berat untuk laga selanjutnya.
Pelanggaran yang dilakukan kiper Ega Rizky kepada pemain depan Semen Padang, Cornelius Stewart di dalam kotak penalti menjadi petaka.
Baca Juga: Lebih dari 750 Pembalap Berlomba di Laga Pamungkas Pertamax Turbo Drag Fest 2024 Tasikmalaya
Upaya Ega untuk mengamankan bola di area kotak penalti justru menabrak Stewart. Dan, lewat pantauan VAR wasit Amri Nurhadi akhirnya menunjuk titik putih.
Kenneth Ngwoke melakukan eksekusi penalti dan berhasil menggetarkan gawang PSS meski sebenarnya mampu terbaca oleh kiper Ega Rizky.
Bahkan gawang PSS sempat kembali bergetar pada menit ke-58 lewat Ryohei Michibuchi yang mencetak gol dengan tendangan keras kaki kanan dari luar kotak penalti.
Baca Juga: Kalahkan PSS Sleman, Semen Padang Terancam Kehilangan Pemain Andalannya di Laga Berikut
Beruntung, wasit memutuskan gol dianulir karena Cornelius Stewart sudah lebih dulu terperangkap offside sebelum memberikan assist untuk Michibuchi.
PSS sendiri sebenarnya punya sejumlah peluang emas lewat permainan yang terbilang lebih mendominasi.
Hokky Caraka, Nicolai Cardoso hingga Paulo Sitanggang bergantian mengancam gawang tim lawan yang berjuluk Kabau Sirah, namun tak ada satupun yang berbuah gol.
Baca Juga: 5 Petenis Indonesia Gagal lolos Kualifikasi Amman Mineral Men's World Men's Tennis Championship 2024
“Kita kebobolan di babak pertama dengan cepat. Ini yang membuat strategi yang kita susun terpaksa harus berubah," ucap pelatih PSS, Wagner Lopes usai laga.
"Sebenarnya PSS punya banyak peluang untuk cetak gol, kita banyak melakukan serangan namun sayang kita tidak bisa memaksimalkannya untuk menjadi gol," ungkapnya.
Artikel Terkait
Erik ten Hag Terancam, Van Nistelrooy Berpotensi Gantikan Posisi Pelatih Manchester United
Pelatih Venezia Puji Debut Jay Idzes di Serie A, Pemain Indonesia Pertama di Kasta Tertinggi Italia
Masa Depan Sepatu Tenis Mirip Sepatu Basket Tercermin Pada Coco CG2
Skuad Merah-Putih Siap Tempur di Negeri Ginseng