Ia menambahkan: "Mimpi saya adalah agar anak-anak saya melihat saya memenangkan sesuatu yang penting bersama tim nasional... gol terakhir itu sangat menyenangkan bagi mereka dan meskipun itu bukan trofi untuk dibawa pulang, itu sangat menyenangkan bagi mereka."
"Saya ingin menunjukkan kepada orang lain lagi bahwa saya dapat terus berkontribusi untuk tim nasional," pungkasnya.
"Saya pernah menjuarai Copa America dan ya, saya bisa melakukannya (pensiun) dengan sempurna setelah itu, tetapi setelah menganalisis situasinya, saya ingin melakukannya dengan orang-orang saya, di stadion saya.
Baca Juga: Lewandowski Puji Hansi Flick Lebih Baik dari Xavi Hernandez di Awal Musim Liga Spanyol 2024-2025
"Saya ingin anak-anak saya menjalani pengalaman ini. Mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang di sini adalah sesuatu yang saya tidak tahu apakah banyak yang telah melakukannya."
Pemain depan tersebut telah mencetak 69 gol dalam 142 pertandingan selama 17 tahun untuk Uruguay yang menjadikannya pencetak gol terbanyak di negaranya.
Suarez melakukan debut seniornya untuk Uruguay pada 8 Februari 2007 dalam kemenangan 3-1 melawan Kolombia. Tapi dikeluarkan pada menit ke-85 setelah menerima kartu kuning kedua.
Sementara itu, Suarez mengatakan bahwa ia akan tetap bermain di Inter Miami bersama mantan rekan setimnya di Barca, Lionel Messi, setelah menyebutkan bahwa itu akan menjadi klub terakhirnya setelah bergabung dengan tim MLS tahun lalu.
Artikel Terkait
Tim Futsal Banten Lolos Babak Penyisihan Usai Kalahkan Tuan Rumah Aceh
Cristiano Ronaldo Ditinggal Rekan Setim, Alex Telles Resmi Berpisah dengan Al Nassr
Marselino Ferdinan Harus Berjuang untuk Debut di Oxford United Setelah Pindah dari KMSK Deinze
Media Arab Saudi Khawatir dengan Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Jepang Sukses Garap Basket Jadi Industri Menggiurkan, IBL Ajak B League Berbagi Pengetahuan