SportlinkNews - Cristiano Ronaldo secara terbuka mengakui bahwa Lionel Messi adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola, namun ada hal menarik yang ia tambahkan mengenai pandangannya tersebut.
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sering disebut sebagai dua ikon terbesar dalam dunia sepak bola modern.
Persaingan di antara keduanya telah menjadi topik perdebatan yang tidak ada habisnya selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Aurelien Tchouameni Tetap Bertahan di Real Madrid, Liverpool Harus Gigit Jari
Keduanya telah mengumpulkan berbagai prestasi, baik di tingkat klub maupun tim nasional, sehingga menjadikan mereka sebagai simbol dominasi sepak bola di era ini.
Prestasi yang diraih oleh Messi dan Ronaldo memang tak dapat dipungkiri.
Messi, misalnya, berhasil mengukir sejarah sebagai satu-satunya pemain yang telah memenangkan delapan trofi Ballon d'Or—penghargaan paling bergengsi untuk pemain sepak bola terbaik dunia.
Baca Juga: Polda Aceh Gelar Operasi Po Meurah Seulawah Amankan PON XXI 2024
Di sisi lain, Ronaldo telah mencatatkan rekor sebagai pemain pertama yang memenangkan lima gelar Liga Champions, sebuah pencapaian yang tak kalah luar biasa.
Tak hanya itu, Ronaldo juga memegang gelar sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level internasional, menambah panjang daftar pencapaiannya yang menakjubkan.
Kehebatan dan prestasi yang mereka raih menjadikan keduanya sering dianggap sebagai dua pemain terbaik sepanjang masa.
Namun, siapa sangka, di balik rivalitas yang kerap menjadi sorotan, Ronaldo diam-diam mengagumi kemampuan Messi.
Hal ini diungkapkan oleh Piers Morgan, jurnalis asal Inggris yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Ronaldo.
Artikel Terkait
Tijjani Reijnders Tampil Gemilang untuk Timnas Belanda, Ronald Koeman Beri Pujian
Klasemen Sementara Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024: Jatim Tinggalkan Jabar dan DKI Jakarta
Jadi Saksi Sejarah, Masyarakat Aceh Antusias Sambut Pembukaan PON XXI
Tampil Perdana di Arena PON, Aceh Rebut Lima Medali Cabang Barongsai
Jadwal Lengkap Pertandingan PON XXI Wilayah Aceh, Perebutan Medali Hanya di Dayung