Penyesalan Gasperini saat Atalanta Terjebak Level Arsenal

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 20 September 2024 | 10:49 WIB
Gian Piero Gasperini mengakui Atalanta terjebak dengan level permainan Arsenal. (football italia)
Gian Piero Gasperini mengakui Atalanta terjebak dengan level permainan Arsenal. (football italia)

“Ya, itu semangat kami. Itu tidak berarti kami tidak bertahan, karena kerja keras yang dilakukan oleh Lookman, De Ketelaere, dan Retegui sangat mengagumkan. Jika para penyerang kami bekerja keras untuk membantu pertahanan, maka kami dapat menempatkan beberapa penyerang lagi di lapangan dan meningkatkan peluang kami untuk mencetak gol.

“Saya pikir Arsenal tampak seperti mereka ingin meraih hasil imbang dan kami tidak mendapatkan penyelesaian yang tidak terduga yang kami butuhkan, karena mereka terkurung di sekitar area penalti mereka sendiri. Saya pikir kami memiliki lebih banyak peluang untuk memenangkan pertandingan daripada mereka.”

Baca Juga: MotoGP Emilia Romagna Bakal Jadi Pesta Kemenangan ke-100 Bagi Ducati

Marten de Roon dan Ederson tampaknya mengurungguli Declan Rice dan Thomas Partey di lini tengah, dengan pemain Brasil itu juga memenangkan penalti.

“Saya setuju, Ederson bahkan lebih kuat di babak kedua, dia menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Itulah inti permainan dan kami tidak diragukan lagi terbantu oleh kerja keras para penyerang, tetapi para gelandang kami memenangkan sebagian besar duel,” lanjut Gasperini.

“Tidak mudah untuk menembus pertahanan Arsenal dan kami perlu meningkatkan permainan kami dari belakang, tetapi saya puas. Kami mempelajari sesuatu dari pertandingan ini dan ingin meneruskannya. Inilah mengapa kami berhasil berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan mampu bermain di level ini.”

Baca Juga: Mengapa Nutrisi Penting untuk Meningkatkan Performa Atlet?

Atalanta hanya mencatat clean sheet kedua musim ini dan Gasperini mengakui bahwa mereka khawatir dengan kekuatan Arsenal dalam mencetak gol dari permainan bola mati.

“Kami mengalami beberapa kesulitan sejauh musim ini di pertahanan, tetapi yang terpenting adalah kebobolan gol-gol buruk dari permainan bola mati. Pada hari melawan Minggu Fiorentina, kami kebobolan dua sundulan dari situasi bola mati, melawan gol-gol Inter dari lemparan ke dalam dan tendangan sudut, jadi itulah kelemahan kami.

“Saya katakan tidak akan sulit untuk diperbaiki, karena itu adalah gol-gol yang mudah didapat dan hanya masalah konsentrasi, tetapi pertahanan kami secara keseluruhan dari permainan terbuka sudah bagus.”

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: football italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB
X