SportlinkNews - AC Milan memulai era baru di bawah pelatih Paulo Fonseca pada musim 2024-2025, namun hasil yang diperoleh sejauh ini jauh dari harapan.
Dari empat pertandingan pertama di Liga Italia, I Rossoneri hanya berhasil meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Hasil buruk ini membuat posisi AC Milan berada di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan lima poin.
Baca Juga: Striker Muda Hokky Caraka Bawa Skuad Super Elang Jawa Raih Kemenangan Perdana di Liga 1 2024/2025
Kekalahan mereka dari Parma, klub yang baru promosi ke Serie A musim ini, semakin memperburuk situasi di San Siro.
Selain itu, AC Milan juga menderita kekalahan dari Liverpool dalam pertandingan Liga Champions, semakin menekan Fonseca yang baru saja mengambil alih sebagai pelatih utama setelah menggantikan Stefano Pioli.
Banyak yang bertanya-tanya mengapa AC Milan tampak begitu terburu-buru mempertimbangkan pemecatan Paulo Fonseca, meskipun musim baru saja dimulai.
Baca Juga: PSS Sleman Raih Kemenangan Perdana di Liga 1 2024/2025, Wagner Lopes Puji Dukungan Suporter
Menurut laporan Matteo Moretto, alasan di balik keinginan cepat AC Milan untuk berpisah dengan Fonseca adalah karena ia bukanlah pilihan utama klub sejak awal.
Penunjukan Fonseca disebut sebagai langkah panik dari manajemen AC Milan setelah kegagalan mendapatkan kandidat-kandidat utama mereka.
Sebelum memutuskan untuk mengontrak Fonseca, AC Milan sebenarnya memiliki daftar nama pelatih lain yang mereka incar, seperti Edin Terzic, Maurizio Sarri, dan Thomas Tuchel.
Baca Juga: Tim Medical Center Cabang Olahraga Atletik Tangani 15 Atlet Selama Perlombaan PON XXI
Fonseca dianggap sebagai pilihan alternatif yang cepat setelah rencana mendatangkan pelatih-pelatih tersebut gagal terwujud.
Oleh karena itu, manajemen klub kini melihat peluang untuk kembali mengincar pelatih yang sebenarnya mereka inginkan sejak awal.
Artikel Terkait
Perseteruan Paulo Fonseca dan Zlatan Ibrahimovic Bikin Kondisi AC Milan Kian Terpuruk
Penutupan PON XXI 2024: Ribuan Penonton Tumpah Ruah di Stadion Utama Sumatera Utara
Kemenkominfo: Pemberitaan PON XXI 93 Persen Bernada Positif, Pembicaraan Media Sosial Didominasi Sentimen Negatif
Pertandingan Selesai, Puluhan Relawan Lakukan Aksi Simpatik di Venue PON XXI Sumut
Volunteer Legacy Bawa Misi Mulia Merawat Hubungan Baik Atlet dan Kontingen Voli PON XXI