SportlinkNews - Persija Jakarta mendapatkan keuntungan signifikan menjelang El Clasico Indonesia melawan Persib Bandung pada Senin (23/9/2024) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Salah satu faktor penentu dalam pertandingan bergengsi ini adalah kondisi fisik para pemain, dan dalam hal ini, Persija unggul dari sisi jadwal yang lebih longgar.
Sebaliknya, Persib Bandung harus menghadapi tantangan berat akibat padatnya jadwal pertandingan yang mereka hadapi di Liga Champions Asia dan Liga 1.
Baca Juga: Jordi Amat Belum Pasti Dipanggil Shin Tae-yong untuk Laga Timnas Indonesia Melawan Bahrain dan China
Bermain di kompetisi Asia adalah sebuah kehormatan bagi klub sepak bola Indonesia, namun ini juga mendatangkan konsekuensi berupa jadwal yang padat dan melelahkan.
Situasi ini dialami oleh Persib Bandung, yang telah memainkan tiga pertandingan dalam 12 hari sebelum menghadapi Persija.
Ini termasuk pertandingan krusial melawan Port FC di Liga Champions Asia. Padatnya jadwal tentu menguras fisik dan stamina para pemain Persib.
Baca Juga: Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Bersiap Bela Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi Segera Rampung
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyadari betul dampak dari padatnya jadwal ini.
Untuk menjaga kebugaran timnya menjelang laga penting melawan Persija, Hodak bahkan sampai mengorbankan kekuatan penuh timnya di laga melawan Port FC.
Persib akhirnya kalah 0-1 dalam pertandingan tersebut, dan kelelahan para pemain menjadi salah satu faktor penyebab.
Pertandingan melawan Port FC di Liga Champions Asia membuat Persib harus menghadapi masalah serius terkait waktu recovery.
Dalam kurun waktu 12 hari terakhir, Persib sudah memainkan empat pertandingan, yang tentu berdampak pada kebugaran pemain.
Artikel Terkait
Erik Ten Hag Sebut Komentator Gila Usai Dibilang Ribut dengan Marcus Rashford
Terima Bola yang Diteken Paus Fransiskus, Erick Thohir Akan Simpan di Museum
PON XXI Transformasi Infrastruktur Olahraga di Aceh dan Sumut
Madrid Gasak Espanyol 4-1, Bellingham Sebut Wasit Bajingan
Slam Jam dan Umbro Lanjutkan Kiprah di Sepak Bola dengan Koleksi Hard Times