Sportlinknews - Carlo Ancelotti bertekad untuk terus melaju saat tim Real Madrid asuhannya bermain imbang 1-1 di Atletico Madrid.
Pada malam penuh kontroversi di Estadio Metropolitano, Senin (30/9) dini hari WIB, Ancelotti bukanlah tokoh utama, karena timnya kecolongan di akhir pertandingan.
Gol Eder Militao di babak kedua memicu kekacauan di tribun karena pertandingan dihentikan menyusul kerusuhan penggemar di antara para ultras Atletico Madrid.
Baca Juga: Bertensi Tinggi, Derby Madrid Sempat Dihentikan
Meskipun ada langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghentikan pertandingan, Real Madrid tampak bertahan di menit-menit akhir, sebelum Angel Correa mencetak gol penyeimbang di menit ke-95.
“Kami hampir menang. Namun, ini adalah rival kami. Itu bisa terjadi,” katanya saat pertandingan berakhir.
“Ini bisa menjadi titik yang bagus untuk masa depan, mengingat apa yang terjadi di sini musim lalu.
Baca Juga: Shayne Pattynama Cedera, Ancaman bagi Timnas Indonesia Jelang Pertandingan Lawan Bahrain
“Kami hanya punya satu hal yang harus dilakukan, yaitu bertahan, dan kami tidak melakukannya. Itu bisa terjadi.”
Pesan Ancelotti untuk segera bangkit akan bergema di benak para pemainnya saat mereka menghadapi dua pertandingan penting sebelum jeda internasional Oktober.
Juara bertahan Eropa akan menuju Lille untuk pertandingan Liga Champions UEFA kedua mereka musim ini pada pertengahan minggu sebelum menjamu Villarreal akhir pekan depan.
Artikel Terkait
Enam Kemajuan Teknologi yang Telah Mengubah Olahraga Pengembangan Karier
Hasil MotoGP Indonesia: Jorge Martin Rebut Podium Pertama, Motor Marc Marquez Terbakar
Respon Cepat Manajemen dan Panpel Persib Klarifikasi Insiden Pasca Laga Persib vs Persija
Shin Tae-yong Tegaskan Target Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Menang Lawan China dan Bahrain
Ragnar Oratmangoen Kembali Dapat Peluang Bermain di Dender, Timnya Imbang Lawan Anderlecht