Sportlinknews - Dapatkah Anda membayangkan hidup tanpa sains? Kecuali Anda setuju dengan gagasan hidup tanpa obat-obatan, transportasi, dan PokemonGo - jawabannya adalah tidak.
Sekarang pikirkan tentang olahraga. Anda mungkin tidak melihat hubungan yang jelas antara olahraga dan sains. Tapi sains ada di seluruh industri.
TV yang Anda tonton di kamar tidur, alat pelindung yang digunakan saat bermain, monitor jantung, analitik, aplikasi olahraga fantasi - semuanya adalah bentuk sains, dan semuanya ada di sekitar kita.
Baca Juga: 3 Jenis Celana Lari yang Tepat Sesuai Jarak Tempuh untuk Pemula
Teknologi telah mengubah olahraga. Dahulu otak Anda hanya dilindungi oleh lapisan kulit tipis, tetapi sekarang kita hidup di dunia dengan cangkang polikarbonat cetak injeksi yang mampu menangkal benturan yang mirip dengan membenturkan kepala Anda ke dinding dengan kecepatan 20 mph.
Sayangnya, teknologi tidak pernah berhenti, selalu ada ide, pengujian, dan masalah baru untuk dipecahkan. Namun, pada masa ini, berikut adalah enam teknologi yang telah mengubah dunia olahraga:
Teknologi Hawk-Eye
Sesuai namanya, teknologi ini menggunakan 6-7 kamera canggih yang ditempatkan di atas lapangan permainan (misalnya pandangan mata burung) untuk menganalisis lintasan dan pergerakan objek yang digunakan dalam kompetisi olahraga.
Baca Juga: Adidas Skate x Charlotte FC x Black Sheep Luncurkan Koleksi Kolaborasi Unik
Paling umum digunakan dalam tenis, kriket, rugbi, dan bola voli, Teknologi Hawk-Eye telah digunakan sejak 2006 dalam tenis dan lebih akurat daripada mata juri.
Manfaat teknologi ini:
Teknologi Hawk-Eye membantu mengambil keputusan tanpa kesalahan dalam kriket, tenis lapangan, liga rugbi, sepak bola, dan bisbol.
Teknologi ini telah mengurangi kritik dari para pemain dan penonton tentang keputusan wasit pertandingan.
Baca Juga: Penampakan Stadion Raksasa Shah Alam Malaysia Dirobohkan
Dengan menganalisis pergerakan bola melalui teknologi ini, wasit dapat mengambil keputusan tanpa kesalahan dengan cepat saat pertandingan berlangsung.
Satu-satunya kelemahan teknologi Hawk-Eye adalah kita belum diperkenalkan dengan John McEnroe berikutnya. Tanpa keputusan wasit yang buruk, tidak ada lagi amukan dan pelemparan raket yang menghibur.
Artikel Terkait
Bentrokan Ultras Genoa-Sampdoria Berlanjut setelah Derby Coppa Italia
Rafael Leao Kirim Pesan kepada Para Kritikus Milan: Itulah Kekuatan Saya
Barcelona Catat 7 Kemenangan Beruntun, Lamine Yamal Dihantui Cedera
Melihat Lebih Dekat EA Sports x Nike Air Zoom Arena dari FC25
Indra Sjafri Marah ke Pemain Tidak Bikin Gol Babak Pertama, Hasilnya Timnas Menang 4-0