Sportlinknews - Simone Inzaghi merasa penampilan Inter menghibur saat mengalahkan Crvena Zvezda 4-0 setelah merotasi skuad, dengan menyebut para pemain lapis kedua sangat penting.
Nerazzurri belum kebobolan satu gol pun di Liga Champions musim ini, setelah hasil imbang 0-0 yang cukup baik di kandang Manchester City dengan kemenangan telak 4-0 atas Crvena Zvezda.
Keempat gol Inter didonasikan oleh Hakan Calhanoglu menit 11, Marko Arnautovic (59), Lautaro Martinez (71) dan penalti Mehdi Taremi menit 81.
Baca Juga: Lionel Messi Transformasi Inter Miami, dari Tim Gurem Jadi Raksasa MLS
Meskipun rotasi skuad besar-besaran yang mengakibatkan tujuh perubahan dari tim yang mengalahkan Udinese 3-2 di Serie A pada akhir pekan, mereka merasa nyaman dengan gol tendangan bebas pertama Hakan Calhanoglu dengan seragam Inter.
Kemudian tekanan tinggi Mehdi Taremi yang menguntungkan Marko Arnautovic dan Lautaro Martinez sebelum ia sendiri mencetak gol penalti di akhir pertandingan.
“Para pemain bermain dengan baik dan fokus melawan tim yang datang ke sini terutama untuk bertahan. Meskipun demikian, kami bergerak dengan baik dan memecah kebuntuan dengan gol Hakan yang hebat itu," kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.
Baca Juga: Simone Inzaghi Kecewa Inter Milan Gagal Menang Melawan Monza, Soroti Masalah Penyelesaian Akhir
Selain beberapa serangan balik yang seharusnya dapat dibaca dengan lebih baik, menurut Inzaghi timnya memegang kendali dan menciptakan lebih banyak peluang untuk mencetak gol juga.
“Itu adalah kemenangan yang ingin kami lanjutkan dari penampilan bagus di Manchester. Kami harus terus maju di jalur ini, saya mendapat respons yang saya harapkan dari para pemain saya, jadi kami puas,” pungkasnya.
Inzaghi menikmati respons dari pemain lapis kedua Inter
Ada kerja sama baru di lini depan Taremi dan Arnautovic, dengan kedua penyerang mencetak gol malam ini.
“Saya katakan sebelum pertandingan, mereka bekerja keras dalam latihan dan saya membuat pilihan pertandingan demi pertandingan dengan mempertimbangkan kebaikan Inter."
"Mereka memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya, tetapi begitu juga banyak pemain lain yang belum banyak bermain dan respons ini sangat melegakan bagi seorang pelatih."
Artikel Terkait
Como 1907 Mulai Bersaing di Serie A, meski Masih Hadapi Satu Kelemahan Fatal
3 Agenda Penting Timnas Indonesia di Bulan Oktober 2024, dari Senior, U-17, hingga Timnas Putri
Masalah Cedera Menghantui China Sebelum Pertandingan Melawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Mees Hilgers Resmi Jadi WNI, Bomber FC Twente Berikan Dukungan untuk Rekannya di Timnas Indonesia
Arsenal 2 PSG 0: Havertz dan Saka Dominasi Pastikan Kemenangan Pertama The Gunners