SportlinkNews - Winger Brisbane Roar, Rafael Struick, mengungkapkan bahwa pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Argentina merupakan salah satu momen yang paling berkesan dalam kariernya.
Struick, yang saat ini menjadi salah satu pemain andalan Timnas Indonesia, merasa bahwa pengalaman tersebut akan terus membekas dalam ingatannya.
Pada awalnya, Struick diproyeksikan untuk bergabung dengan Timnas U-20 Indonesia. Namun, performanya yang gemilang membuatnya mendapatkan promosi ke timnas senior.
Baca Juga: Dihantui Cedera Pemain Pelatih Persik Kediri Tetap Tenang Hadapi Liga 1
Debutnya bersama skuad senior terjadi saat Indonesia berhadapan dengan Palestina pada 14 Juni 2023.
Beberapa hari kemudian, Struick kembali tampil ketika Indonesia melawan Argentina pada 19 Juni 2023.
Meskipun masih muda, pemain ini menunjukkan penampilan yang menjanjikan dan berhasil menarik perhatian pelatih Shin Tae-yong, menjadikannya salah satu pilihan utama dalam tim.
Baca Juga: Jeda Kompetisi Tidak Berlaku Bagi PSS Sleman Seluruh Pemain Berlatih Keras
Bagi Rafael Struick, pertandingan melawan Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno merupakan pengalaman yang sangat spesial.
Dia mengakui bahwa momen tersebut akan selalu diingatnya karena begitu berkesan.
"Momen favorit saya adalah ketika kami bermain melawan Argentina di stadion," ujar Struick dalam wawancaranya yang dikutip dari Instagram 10 Sport.
Baca Juga: Mengenang Debut Resmi Bek Legendaris Barcelona Carles Puyol 25 Tahun Silam
Setelah pertandingan tersebut, Struick bercerita bahwa euforia masih sangat terasa, terutama dari para suporter Timnas Indonesia.
Bahkan, sehari setelah pertandingan, saat ia mengunjungi pusat perbelanjaan bersama ayahnya, ia masih bertemu banyak penggemar yang mengenakan atribut timnas.
Artikel Terkait
Pangeran William Kehilangan Suara saat Aston Villa Taklukkan Raksasa Muenchen
Real Madrid Tumbang di Lille, Ancelotti Kesulitan Analisis Pertandingan
Atletico Dibantai Benfica 4-0, Fans Sebut Diego Simeone Memalukan
Mengintip Rumah Baru David Beckham Seharga Rp 1,2 Triliun, Begini Penampakan Detailnya
Sepatu Lari Ikonik Tahun 1987 Hadir dengan Grafis Retro