Sportlinknews - Heboh, seorang wasit wanita dijatuhi hukuman larangan meniup sepak bola seumur hidup. Dia diduga tampil dalam rekaman perbuatan asusila dengan seorang wasit yang usianya hampir tiga kali lipat lebih tua.
Elif Karaarslan, 24 tahun, telah menjadi wasit pertandingan di Turki sejak cedera memaksanya berhenti bermain sepak bola.
Namun, TFF, Asosiasi Sepak Bola Turki, kini telah melarangnya seumur hidup setelah ia dilaporkan terekam berhubungan intim dengan pengamat wasit Orhan Erdemir.
Baca Juga: Messi Ngamuk, Sebut Wasit Anak Jalang yang Kejam
Mantan wasit FIFA Erdemir, 61 tahun, telah menerima hukuman serupa dari TFF.
Elif kelahiran Istanbul, yang memiliki 363.000 pengikut di media sosial, membantah menjadi salah satu orang dalam rekaman yang bocor tersebut.
Dia bermaksud mengajukan banding, dengan menegaskan: "Saya akan menghadapi jalan panjang secara hukum, tetapi akan mengatasinya dengan cara yang paling kuat dan kokoh."
Baca Juga: Adidas Luncurkan Kostum Kandang dan Tandang Baru Timnas Aljazair, Terinspirasi dari Warisan Budaya
"Saya mengharapkan dukungan penuh dan cinta Anda dalam proses ini," tutur Elif.
"Menangis, menjerit, dan bersedih bukanlah hal yang akan saya lakukan. Itu bukan saya.
"Saya akan mendukung tujuan saya sampai akhir. Saya hanyalah satu dari banyak orang yang dirugikan - saya harap saya yang terakhir."
Baca Juga: Lionel Messi Kirim Pesan Menyentuh untuk Andres Iniesta yang Pensiun dari Sepak Bola
Elif bermain untuk Besiktas sebelum menjadi wasit.
Sementara itu, Erdemir mengklaim video tersebut telah disebarkan tanpa izinnya, tetapi mengakui kariernya kini telah berakhir.
Artikel Terkait
Joshua Zirkzee Lebih Baik Pilih AC Milan daripada Manchester United, Ini Alasannya
Timnas Indonesia Diprediksi Raih Kemenangan Perdana di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Melawan China
Garuda Bahrain Bentangkan Bendera Merah Putih Dukung Timnas Indonesia Vs Bahrain
Erik Ten Hag Dipecat Kantongi Pesangon Rp 358 Miliar, Bos Jim Ratcliffe Masih Bungkam setelah Rapat 7Jam
Lazio Catat Laba Terbaik Sebesar Rp 660 Miliar