Benjamin Mendy Beberkan Kenakalan Pemain Manchester City dalam Pesta Karantina Ilegal

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 09:50 WIB
Benjamin Mendy merasa dikorbankan Manchester City. (EFE)
Benjamin Mendy merasa dikorbankan Manchester City. (EFE)

Selain gaji, kontrak Mendy menjamin bonus sebesar 1 juta pounds setiap kali City lolos ke Liga Champions, tambahan 900.000 pounds jika ia bermain di lebih dari 60 persen pertandingan City dan 1,2 juta pounds per tahun untuk perusahaan hak citranya.

Mendy dibebaskan dari tujuh pemerkosaan dan dua penyerangan seksual setelah dua persidangan di pengadilan Chester Crown pada bulan Januari dan Juni 2023.

Ia telah mengajukan klaim atas pemotongan gaji yang tidak sah, dengan mengatakan berdasarkan ketentuan kontraknya, klub berhak menghentikan gajinya hanya selama enam minggu.

Baca Juga: Demi Kesehatan Mental, Atletico Madrid dan LaLiga Bekerja Sama Melawan Perundungan

Ia juga mengungkapkan bahwa ia dipinjami uang oleh rekan setimnya Bernardo Silva, Sterling dan Mahrez karena uang tunai mengering setelah penangkapannya.

Kemarin pengacara City, Sean Jones, KC, menanyai Mendy tentang gaya hidupnya yang membuatnya mengadakan pesta karantina ilegal.

Man City membantah telah melanggar undang-undang ketenagakerjaan dan mengatakan Mendy melanggar kontraknya dengan mencemarkan nama baik klub dan terlibat dalam perilaku yang mencegahnya bermain atau berlatih.

Dalam pernyataannya, Mendy mengklaim kepala operasi sepak bola City saat itu, Omar Berrada, telah memberi tahu agennya bahwa klub akan membayar kembali gajinya begitu "saya dinyatakan tidak bersalah", tetapi Tn. Berrada "tidak akan menuliskannya".

Baca Juga: Off-White dan AC Milan Luncurkan Koleksi Eksklusif untuk Rayakan Ulang Tahun ke-125 Klub

Ia menambahkan bahwa pada November 2022, ia mengirim pesan kepada Berrada untuk meminta konfirmasi bahwa ia akan menerima "semua gaji saya yang belum dibayarkan", tetapi tidak ada balasan.

Dalam sebuah pernyataan, Berrada mengatakan ia tidak menanggapi karena ia tidak ingin "memberikan jaminan, saran, atau indikasi apa pun, untuk mengisyaratkan" bahwa Mendy akan dibayar.

Sebaliknya, ia mengarahkan pembicaraan ke departemen hukum City.

Pada Agustus 2023, sebulan setelah ia dibebaskan, Mendy mengirim pesan kepada ketua City, Khaldoon Al Mubarak, tetapi diabaikan.

Dalam pernyataannya, Mendy mengatakan: “Menurut pemahaman saya, Manchester City mengklaim alasan mereka tidak perlu membayar saya adalah karena hal yang menghalangi saya bermain, berlatih, dan menghadiri pertemuan adalah akibat dari tindakan saya sendiri.

“Saya sangat tidak setuju. Saya ditangkap secara keliru atas kejahatan yang tidak saya lakukan."

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: the sun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB
X