Serikat Pemain dan Liga Sepak Bola Ajukan Keluhan ke Komisi Eropa atas Kesewenangan FIFA

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:15 WIB
FIFPRO Eropa, Liga Eropa, dan LaLiga adukan FIFA. (legaseriea)
FIFPRO Eropa, Liga Eropa, dan LaLiga adukan FIFA. (legaseriea)

SportlinkNews - FIFPRO Eropa dan Liga Eropa, yang mewakili serikat pemain Eropa dan liga nasional, bersama dengan LaLiga, mengajukan pengaduan kepada Komisi Eropa terhadap FIFA.

Dalam keterangan resmi disampaikan pengaduan tersebut terkait pemberlakuan kalender pertandingan internasional, termasuk keputusan yang berkaitan dengan Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.

Pengaduan yang terperinci dan disertai bukti secara resmi diajukan kepada Direktorat Jenderal Persaingan Komisi Eropa, Senin (14/10).

Baca Juga: Lenovo Jadi Mitra Resmi FIFA untuk Piala Dunia 2026 dan Piala Dunia Wanita FIFA 2027

Pengajuan ini muncul di tengah kekhawatiran para pemain tentang dampak kalender sepak bola yang dinilai dapat mengganggu terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan karier pemain.

Perilaku FIFA juga dinilai mengancam keberlanjutan dan stabilitas ekonomi dan sosial dari kompetisi nasional penting yang telah dinikmati selama beberapa generasi oleh para penggemar di Eropa dan di seluruh dunia.

Para eksekutif dari FIFPRO Eropa, Liga Eropa, dan LaLiga menjelaskan bagaimana FIFA memegang peran yang saling bertentangan sebagai badan pengatur dan penyelenggara kompetisi, yang menimbulkan konflik kepentingan.

Baca Juga: Presiden FIFA Tinjau Lumen Field Seattle yang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub FIFA 2025

Mereka menggambarkan kurangnya proses hukum dan keterlibatan yang berarti dari FIFA dengan para pemain dan liga terkait masalah-masalah yang berkaitan dengan kalender.

Serta bagaimana FIFA telah menggunakan kekuatan regulasinya untuk mempromosikan kepentingan komersialnya dengan mengorbankan mitra sosial (pemain dan liga).

Pengaduan tersebut menjelaskan bagaimana penerapan keputusan FIFA pada kalender internasional merupakan penyalahgunaan kekuasaan dan melanggar hukum Uni Eropa.

Baca Juga: Juventus Gandeng TikTok Gelorakan Sepak Bola Wanita ke Tingkat Global

Menurut mereka, FIFA harus menjalankan fungsi regulasinya dengan cara yang transparan, objektif, tidak diskriminatif, dan proporsional untuk menetralkan konflik kepentingan ini.

Dalam konteks ini, keterlibatan perwakilan serikat pemain dan liga dalam proses pengambilan keputusan terkait masalah-masalah yang berkaitan dengan kalender sangat penting secara hukum.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: legaseriea.it

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB
X