Sportlinknews - Atletico Madrid kembali menelan kekalahan mengecewakan di Liga Champions pada hari Rabu atau Kamis (24/10) dini hari WIB. Lille meninggalkan Metropolitano dengan kemenangan 3-1.
Los Colchoneros kini kembali menelan kekalahan dalam kompetisi elite Eropa. Tamparan dari Lille membuat harapan Atletico untuk lolos otomatis ke babak 16 besar hampir sirna.
Awal yang gemilang bagi Atleti, karena mereka unggul dalam waktu delapan menit. Kesalahan pertahanan yang mengerikan membuat Julian Alvarez membuka skor – gol pertamanya di kompetisi tersebut sejak bergabung dari Manchester City pada musim panas.
Baca Juga: Sejarah, Tanpa Pemain Barcelona, Real Madrid, Atletico, Spanyol Gilas Serbia
Skor tetap 1-0 hingga babak kedua, ketika Lille melancarkan serangan balik. Sejurus kemudian, Lille bangkit dan merobek gawang Atletico melalui Edon Zhegrova pada menit 75.
Momen penting dalam pertandingan itu terjadi ketika Lille mendapat hadiah penalti kontroversial saat kedudukan 1-1, yang membuat Jonathan David membawa tim Ligue 1 itu unggul.
Striker asal Kanada itu mampu menambah gol keduanya tepat sebelum waktu tambahan, yang memastikan kemenangan 3-1 untuk tim Ligue 1 tersebut.
Baca Juga: Young Boys 0-1 Inter: Arnautovic Gagal Penalti Untung Ada Thuram
Ini adalah malam Liga Champions yang sangat mengecewakan bagi Atletico Madrid, dan peluang mereka untuk lolos otomatis ke babak 16 besar hampir berakhir.
Pelatih Atletico Diego Simeone sama sekali tidak senang dengan hal itu. Ia mengkritik keputusan wasit yang dinilainya tidak fair.
“Tidak ada apa-apa. Mengapa mereka meniup peluit? Mereka mengatakan handball, lalu ada dorongan. Semoga kita bisa melihat sesuatu," kata Simeone kepada Diario AS.
Baca Juga: Manchester City 5 Sparta Praha 0: Erling Haaland Menentang Fisika untuk Mencetak Gol Ajaib
"Seseorang dari UEFA harus memberi tahu kita bahwa wasit benar dan VAR tidak melakukan intervensi untuk sesuatu. Semoga itu akan menguntungkan kita. Itu membuat pertandingan menjadi 1-2, dan sekali lagi, nasib buruk membuat kita sangat menderita dalam pertandingan itu.”
Bukan hanya wasit yang membuat Simeone tidak senang. Ia juga menyesalkan ketidakmampuan tim Atletico Madridnya untuk memperlebar keunggulan, sebelum keunggulan itu benar-benar dianulir.
Artikel Terkait
Berbicara di Seoul Olympic Legacy Forum 2024, Sekjen KONI Pusat Ungkap Keberhasilan Asian Games 2018
Paul Pogba Cocok dengan Arsenal
Hasil Indonesia vs Kuwait: Sundulan Mathew Baker Bikin Garuda Muda Unggul Tipis
Raphinha Borong 3 Gol, Barcelona Hancurkan Bayern Munich
Ayo Dukung Timnas Indonesia Vs Jepang dan Arab Saudi Lewat Garuda ID