Lamine Yamal Pencetak Gol Termuda dalam Sejarah El Clasico

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 27 Oktober 2024 | 08:07 WIB
Lamine Yamal mencetak gol El Clasico pada usia 17 tahun 106 hari.. (X)
Lamine Yamal mencetak gol El Clasico pada usia 17 tahun 106 hari.. (X)

Sportlinknews - Akhir yang luar biasa telah memastikan kemenangan El Clasico Barcelona atas Real Madrid. Kemenangan fantastis 4-0 itu ditutup dengan gol Lamine Yamal yang luar biasa.

Jornada kesebelas Liga Spanyol menghadirkan El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona. Duel berlangsung di Santiago Bernabeu, Minggu (27/10/2024) dini hari WIB.

Kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Barcelona menggila di paruh kedua dengan menggetarkan jala Real Madrid empat kali.

Baca Juga: Pernyataan Mengejutkan Ancelotti Usai Real Madrid Frustrasi Diobok-obok Barcelona

Namun, babak kedua menjadi cerita yang sama sekali berbeda bagi tim tamu, karena mereka melaju untuk meraih kemenangan liga pertama di Real Madrid sejak 2022.

Striker veteran Robert Lewandowski membalikkan keadaan dengan dua penyelesaian mematikan dalam waktu dua menit untuk membuat tuan rumah tercengang.

Keunggulan dua gol masih membuat Real Madrid berada di ujung tanduk sebelum Lamine Yamal mengakhiri pertandingan yang mematikan pada menit ke-77 dengan tendangan yang menakjubkan.

Baca Juga: Barcelona Hancurkan Real Madrid 4-0

Pemain berusia 17 tahun itu mampu mewujudkan misinya untuk memberi dampak penting saat Barcelona kini unggul enam poin di puncak klasemen akhir pekan ini.

Gol yang dicetak Yamal dibuatnya dengan gemilang. Dia menembak bola di sudut kanan yang sudah ditutup kiper Andriy Lunin, tapi bola ditendangnya keras ke atas melewati jangkauan kiper dan masuk ke gawang.

Rekor baru pun pecah usai gol Yamal ke gawang Real Madrid. Dia dinobatkan sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah El Clasico.

Baca Juga: Kalah Telak Pelatih Semen Padang Siap Bertanggung Jawab Penuh

Yamal mencetak gol El Clasico pada usia 17 tahun 106 hari. Penggawa Timnas Spanyol itu mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang seniornya, Ansu Fati (17 tahun 358 hari), pada 2020.

​"Saya menangani ini dengan tenang, dalam dua hari ada pertandingan lain. Saya memikirkan tim, bukan hanya saya. Tahun ini kami telah memberikan segalanya," kata Yamal dilansir Marca.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: marca

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X